Headlines

KENDARAAN PENGGUNA SIRINE DAN LAMPU ROTATOR

Posted by senkom tangerang | Kamis, 15 Mei 2014 | Posted in


Tidak semua kendaraan bermotor bisa menggunakan sirene dan lampu rotator. Pemasangan sirene, lampu stobo dan lampu rotator pada kendaraan bermotor telah diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

http://3.bp.blogspot.com/-ygSKRN_F0ME/Tsi8lyaty8I/AAAAAAAAAUU/yI27f6ikmDk/s400/polisi+2+-+mazda.jpg 

 Polda Metro Jaya akan menertibkan kendaraan bermotor yang menggunakan sirene, lampu stobo dan lampu rotator tidak sesuai ketentuan.

Sesuai Undang-undang No. 22 Tahun 2009 pasal 59 ayat (5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut :

A. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

B. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah; dan

C. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.
Jelas sudah dasar hukum mengenai penggunaan sirene, lampu strobo dan lampu rotator yang dapat digunakan oleh kendaraan bermotor di jalan.

Terhadap pelanggar ketentuan tersebut dapat di kenakan ketentuan pidana sesuai dengan Pasal 287 Ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009. Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi Kendaraan yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Dua ratus lima puluh ribu rupiah)

Bus Putri Jaya tercebur di Kali perempatan Cadas, Tangerang, Banten

Posted by senkom tangerang | | Posted in


]

https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn1/t1.0-9/10178104_1489012611311723_66252404277024438_n.jpg

Bus PO Putri Jaya mengalami kecelakaan di perempatan Cadas, Tangerang, dan tercebur ke sungai. Satu orang dikabarkan tewas terjepit di bagian depan bus dan kini berhasil dikeluarkan oleh petugas.

"Ada satu orang yang terjepit, perempuan. Sekarang sudah berhasil dikeluarkan," ujar salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, Bambang Irawan saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (15/5/2014). Sebelumnya, Bambang memberi informasi perihal kecelakaan tersebut 




Saat ini, lanjut Bambang, korban yang berhasil dievakuasi itu sudah dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Belum diketahui pasti apakah ada korban lainnya atau tidak.

"Petugas masih berusaha untuk mengeluarkan badan bus dari sungai," kata Bambang.

Bambang mengatakan, saat ini arus lalu lintas di lokasi kejadian masih terpantau lancar. "Karena hari libur, polisi juga sudah banyak di sini melakukan pengaturan," katanya.

Bus PO Putri Jaya mengalami kecelakaan dan tercebur ke sungai di perempatan Cadas, Tangerang, sekitar pukul 01.30 WIB. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan itu.

Selain ada penumpang tewas yang terjepit, sopir bus yang sempat dilarikan ke RSU Tangerang, akhirnya meninggal dunia. Sopir tersebut meninggal akibat kerasnya benturan di bagian kepala.


Data yang didapat empat korban adalah Bripda Abdul Mustajib, anggota Polres Tangerang, Ilhamnudin, warga karet cadas, pengendara motor. Maryadi, sopir bus Putri Jaya dan Markamah.

"Sopir atas nama Maryadi (54), meninggal pukul 05.20 WIB. Ada benturan di bagian kepala," ujar petugas piket RSU Tangerang

POLRI SE-INDONESIA ANTISIPASI PENYELUNDUPAN MANUSIA

Posted by senkom tangerang | | Posted in


Penyelundupan manusia masih menjadi salah satu kejahatan transnasional yang sangat rawan terjadi di Indonesia. Setiap tahun jumlahnya semakin meningkat. Baik kasus, tersangka, maupun imigran. Padahal, Polisi terus melakukan tindakan tegas.
Hal tersebut terungkap dalam seminar Peran Humas Polri dalam rangka Memerangi Kejahatan Trans-Nasional di Indonesia di Hotel Majapahit kemarin (13/5). Acara yang diikuti Humas Polda di seluruh Indonesia itu diselenggarakan Divisi Humas Mabes Polri yang bekerja sama dengan International Organization for Migration (IOM).
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Drs. Herry Prastowo menyatakan, imigran paling banyak ditangkap pada 2013. Jumlahnya mencapai 9.177 orang. ''Sampai April ini (2014, Red), sudah ada 59 imigran yang berhasil diamankan,'' katanya.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Drs. Ronny F. Sompie berharap jajaran Humas Polri untuk berperan lebih maksimal dalam menangani masalah penyelundupan manusia. Menurut Kadivhumas Polri, Humas Polri menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah terjadinya penyelundupan manusia

Polisi Klaim May Day di Kabupaten Tangerang Tertib

Posted by senkom tangerang | Jumat, 02 Mei 2014 | Posted in

buruh

Pihak Kepolisian Resor Tangerang Kabupaten mengklaim pelaksanaan peringatan hari Buruh Internasional atau yang biasa disebut May Day diwilayah Kabupaten Tangerang, berlangsung tertib dan lancar.
Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irfing Jaya Sik mengatakan, pihaknya menerjunkan 900 personil ditambah bantuan dari TNI guna mengawal dan mengamankan mengamankan May Day. Keberadaan personil disebar disejumlah titik.
Sedianya, aksi buruh di Kabupaten Tangerang sempat diwarnai ketegangan, setelah buruh dalam Aliansi Rakyat Tangerang Raya (Altar) yang hendak bertolak ke Jakarta, sempat memblokade akses pintu Tol Bitung, di Kecamatan Curug

sumber : kabar6.com

POLRI BERHASIL MENANGKAP PELAKU

Posted by senkom tangerang | Kamis, 01 Mei 2014 | Posted in

Petugas Buser Polsek Pasar Kemis, Polres Tangerang Kabupaten berhasil menangkap Pelaku kejahatan dengan modus mengganjal lubang mesin ATM dengan batang korek api. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya banyak sekali modus pencurian uang di ATM salah satunya dengan mengganjal lubang mesin dengan menggunakan batang korek api agar kartu ATM korban tersangkut.

Kedua tersangka yang berhasil diamankan yaitu HN,35 tahun dan DS,21 tahun, keduanya masih merupakan kakak adik, warga asal Lampung dan satu temannya,DD, berhasil kabur. Kedua tersangka berhasil dilumpuhkan petugas dengan menggunakan timah panas.
”Kedua tersangka kami lumpuhkan betisnya karena berusaha melawan dan merebut pistol petugas,”tegas Kapolsek Pasar Kemis, Kompol Afroni Sugianto.
Dijelaskan Kapolsek, tersangka sudah belasan kali melakukan pencurian dengan modus operandi mengganjal lubang mesin ATM dengan pentol korek api agar kartu ATM tersangkut. Seperti biasanya, setelah kartu ATM tersangkut, keduanya akan masuk berpura-pura sebagai petugas atau orang baik yang berusaha menolong korbannya.
Meski modus operandinya terbilang basi, kedua pelaku telah berhasil mencuri isi ATM milik korbannya sebanyak 15 kali. “Iya benar sudah 15 kali mereka beraksi, kami terpaksa melumpuhkannya karena ketika akan ditangkap kedua kakak adik ini nekat malah mau rebut senjata anggota yang menangkapnya,” ujar Kapolsek
Menurut Kapolsek, penangkapan kedua tersangka ini berawal ketika korban yang bernama Mahmudi ,35 tahun, ingin mengambil uang di ATM yang ada di SPBU Kampung Putat, Tangerang.
Ketika Mahmudi memasukan kartu ATM-nya, korban kebingungan karena tidak bisa keluar. Kemudian datang pelaku yang berpura-pura untuk menolong Mahmudi.
Setelah kartu ATM sudah berpindah tangan, Mahmudi curiga karena kartu ATM ditukar. “Saya sempat menanyakan kartu ATM, namun mereka langsung kabur ke dalam mobil Avanza, mereka pura-pura menolong dan meminta nomor PIN ATM saya,” kata Mahmudi saat memberikan keterangan di Polsek Pasar Kemis.
Kemudian petugas yang pada saat itu sedang melakukan observasi segera melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
“Komplotan ini berhasil kami tangkap di Perumahan Vila Permata,” jelas Kapolsek.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah kartu ATM sebanyak 30 kartu , kawat yang sudah dimodifikasi sebagai alat ganjal serta kartu ATM yang sudah disiapkan dengan tali benang kecil.
Gergaji tipis, tiga ponsel Blackberry, dan bukti transaksi, juga 1 unit mobil Avanza berikut uang tunai hasil kejahatan sebanyak 1,8 juta. “Masih ada tersangka satu orang lagi yang masih dalam pengejaran kami,” ujar Kapolsek.
sumber : Divisi Humas Mabes Polri

TIPS BERKENDARA KENDARAAN RODA 2

Posted by senkom tangerang | | Posted in


Di lampu lalu lintas Sering kita lihat, pengendara motor atau mobil melihat lampu lalu lintas yang diarah lain. Misalkan saat di perempatan, pengendara lihat lampu lalu lintas yang ditujukan pada arah sebelah kanan kita sudah berwarna kuning, maka pengendara langsung bersiap menggeber gas. Hal ini sangat berbahaya karena dari arah tersebut bisa saja masih ada kendaraan yang menerobos lampu kuning. Jadi saat kita dihadapkan pada lampu lalu lintas, perhatikan saja lampu yang ada dihadapan kita. Saat sudah menyala hijau baru kita berjalan, tentu saja dengan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya.
Di dekat mobil
Hati hati jika kita akan melintas di dekat mobil, karena bisa saja penumpang mobil tsb berhenti tiba-tiba dan membuka pintu atau berbelok tiba-tiba. Usahakan saat kita melintas didekat mobil, kita berada pada jangkauan penglihatan kaca spion mobil tsb sehingga pengendara mobil mengetahui keberadaan kita.
Melintas dekat mobil yang berhenti
Saat melintas dekat mobil yang berhenti, kita tidak tahu apa yang ada didepan mobil. Bisa saja ada orang yang akan menyeberang sehingga mobil tsb berhenti. Jadi coba untuk memperlambat kendaraan dan memastikan jalan dalam kondisi aman.
Saat berkendara disamping mobil di sisi dalam tikungan
Ketika mobil berbelok ditikungan, sisi belakang mobil cenderung semakin rapat kesisi dalam karena perbedaan radius putar antara ban depan dan belakang, sehingga tidak aman bagi motor untuk berada disi dalam tikungan saat mobil menikung.
Mendahului mobil yang tidak aman
Mendahului mobil pada posisi yang tidak memungkinkan kita melihat kondisi lalu lintas didepan sangat berbahaya, contohnya:
• Saat berada ditikungan
• Saat di puncak tanjakan
• Dalam terowongan tanpa pembatas jalur
• Dekat persimpangan jalan
• Dalam kompleks perumahan atau dekat sekolah dimana anak-anak banyak bermain

sumber : divisi humas Mabes Polri pict : yamaha-motor.co.id

SENKOM KAB TANGERANG

SIC APK


https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wSenkomInformationCentre

FUN PAGE

SENKOM APK

http://4.bp.blogspot.com/-XrsbeyC_lDk/VA2CkDxAD7I/AAAAAAAAAFQ/C24HxB0DYp0/s1600/Aplikasi-Android.png

FB : SENKOM

SENKOM TV

http://4.bp.blogspot.com/-nxn5Y_BGYY0/Vehf4x1IrAI/AAAAAAAABNg/CVE0cO5fRr4/s1600/senkom%2Btv.jpg