Surat tilang

SOSIALISASI:

Lembaran Surat Tilang
1. Lembar Merah : Diberikan kepada
pelanggar yang akan melaksanakan
sidang perkara pelanggarannya di
pengadilan;

2. Lembar Biru : Diberikan kepada
pelanggar yang menyatakan setuju
atas dakwaan Penyidik/Penyidik
pembantu dan bersedia membayar
denda maksimal yang ditentukan UU
LLAJ dan disetorkan ke bank yang
ditentukan;

3. Lembar Hijau : Diberikan kepada
pengadilan negeri setempat;

4. Lembar Kuning Diberikan kepada
kesatuan Polri setempat;

5. Lembar Putih : Diberikan kepada
kejaksaan negeri setempat.

Terdapat ada dua cara penyelesaian
perkara pelanggaran lalu lintas jalan
yang dapat dilaksanakan, yaitu:

1. Mengakui Kesalahan, kita akan
diberi LEMBAR BIRU dengan
membayar denda maksimal ke bank
yang ditentukan. Bukti setor denda
dibawa ke Satlantas setempat yang
melaksanakan Razia untuk
mengambil kembali SIM/STNK kita
yang disita.

2. Tidak Mengakui Kesalahan, kita
akan diberi LEMBAR MERAH untuk
mengikuti sidang di pengadilan yang
telah ditentukan dan besarnya denda
diputuskan oleh Hakim. SIM/STNK
yang disita diambil di pengadilan.

Dalam menjalani sidang ada 2 (dua)
cara yang dapat dilakukan:

1. Pelanggar tidak hadir di sidang
pengadilan: Dalam hal ini terdakwa
dapat menunjuk seseorang dengan
menyatakannya di dalam kolom tilang
bahwa ia menunjuk seseorang untuk
mewakilinya di sidang pengadilan.

2. Pelanggar hadir / mengikuti sidang
pengadilan.
Semua denda akan masuk ke kas
negara. Pungutan liar diluar
ketentuan berlaku tidak
diperkenankan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages