Headlines

Senkom Kirim Kader Bela Negara

Posted by senkom tangerang | Sabtu, 31 Oktober 2015 | Posted in


Jakarta - Senkom Mitra Polri sebagai organisasi dengan anggota dari berbagai  latar belakang profesi menjadi strategis dalam peran sertanya mengirim peserta TOT atau kader Bela Negara. Karena dengan demikian, peserta yang dikirim mengikuti program Bela Negara terdiri dari beragam profesi, baik yang bekerja di sektor swasta, pegawai pemerintah, hingga wiraswasta dan rohaniwan. 
"Kami dari pimpinan pusat mengeluarkan kebijakan bahwa dalam setiap pengiriman regu peserta bela negara harus memenuhi berbagai latar belakang profesi, supaya setelah mengikuti program, mereka dapat menyampaikan kembali kepada lingkungan dimana peserta itu berasal," terang H.Muhamad Sirot, S.H, S.I.P selaku Ketua Umum Senkom Mitra Polri.
Dicontohkan, dengan dikirim peserta berprofesi guru, maka secara otomatis ia akan menyampaikan materi-materi yang disampaikan ketika ia mengajar ataupun membuat program bela negara yang dikemas untuk anak didiknya di sekolah. Demikian halnya dengan dikirim peserta berlatar belakang santri, diharapkan dapat menyampaikan kembali kepada kalangan pesantren dengan bahasa yang akrab dan bisa dipahami bagi kalangan pesantren, sehingga muncul kader-kader bela negara yang juga relijius. "Sekaligus pada saat kegiatan peserta berlatar belakang santri ini dapat diberi peran untuk menjadi juru doa atau menjadi imam sholat bagi yang beragama islam," ujar Sirot.
Pada akhir bulan ini Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri juga sedang mengadakan rapat kerja dalam rangka menyusun program kerja tahun 2016. "Bagi Senkom materi Bela Negara selalu dilekatkan dalam setiap diklat baik yang dilaksanakan di Pusdiklat maupun dalam kegiatan-kegiatan di daerah masing-masing di seluruh Indonesia," lanjutnya, "karena itu dalam rapat ini dibahas kelanjutan dari TOT Bela Negara supaya dapat dilakukan secara terencana dan dilaksakan secara nasional bagi seluruh anggota senkom, maupun masyarakat luas."
Senkom Mitra Polri dalam perkembangannya sejak berdiri tahun 2004, telah memperluas perannya dalam berbagai bidang sosial kemasyarakatan dalam rangka membantu suksesnya program pemerintah dan membantu masyarakat. Dengan tiga klaster yaitu Kamtibmas dengan menjadi Senkom Mitra Polri, kemudian Klaster Kebencanaan dengan memiliki tim Rescue, serta klaster Bela Negara, Senkom telah membuktikan eksistensinya dan mendapat kepercayaan berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta, dan masyarakat luas.

Sirot juga menjelaskan bahwa selama ini berbagai peran Senkom dilakukan secara mandiri dan butuh bantuan pihak lain, baik dari negara maupun pihak lain yang peduli terhadap kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. "Untuk itu harapan kami supaya kedepan negara bisa membantu kelancaran kegiatan Senkom. Apabila negara bisa nembantu kususnya dalam hal pendanaan maka peran senkom juga akan lebih meningkat dan bisa memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat," ungkap Sirot.
"Karena prinsipnya bagi kami berorganisasi ini untuk membina anggota dan juga memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara," tutup Sirot. 
(R10)

Peringatan 1 Muharom

Posted by senkom tangerang | Jumat, 30 Oktober 2015 | Posted in


Sepatan - Anggota Senkom mitra Polri Kecamatan Sepatan melibatkan 10 personil dimulai dari pkl 09.00  sampai Selesai,  Sabtu (31/10) ikut mengamankan Kegiatan di  Mapolsek Sepatan dalam  acara memperingati 1 Muharom dan penyantunan anak yatim yg dihadiri para pejabat Muspida kecamatan sepatan, Danramil. Sambutan oleh Camat sepatan, dilanjutkan Danramil,dan bapak  Kapolsek yg dilanjutkan pembagian santunan kepada anak yatim.
 Dalam sambutannya beliau mengatakan sangat bangga atas bersatunya acara peringatan tahun baru 1 Muharram 1437 H ini, dan memohon kepada seluruh masyarakat untuk lebih memperhatikan untuk memberikan santunan anak yatim dan Dhuafa,
Anggota Senkom Mitra Polri Kecamatan pun turut mendukung dengan adannya kegiatan tersebut semoga di tahun berikutnya  supaya terlaksana kegiatan seperti ini, ini adalah wujud menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, Semoga agar jalinan ini tidak hanya hanya di saat menghadiri acara-acara seperti ini, tetapi dalam kehidupan sehari-hari pun harus tetap menjalin persatuan dan kesatuan agar tidak bisa di pengaruhi oleh hal-hal negative yang akan merusak tali persatuan dan kesatuan(gj)

PEMBUATAN RPU

Posted by senkom tangerang | Minggu, 25 Oktober 2015 | Posted in

Priuk Jaya - Anggota Kecamatan Priuk jaya Kota tangerang Membuat Radio pancar ulang (25/10) untuk koordinasi kewilayahannya menginformasikan situasi Kamtibmas serta untuk mengahadapi musim penghujan yang notabene wilayah Mutiara Pluit dan beberapa wilayah sering terkena Banjir,dengan adanya Rpu ini di harapkan membantu dalam informasi saat evakuasi atau pengamanan. 
Radio Pancar Ulang atau biasa disebut RPU terbukti sangat berperan sekali dan sangat bermanfaat sekali untuk komunikasi,terutama untuk koordinasi atau ada kegiatan -kegiatan yang si melibatkan banyak orang ,komunikasi akan lebih mudah dan lancar  dan biaya yang murah,karena tidak membutuhkan pulsa sebagaimana jika kita menggunakan alat komunikasi semisal  handphone atau HP.
Dengan adanya Rpu ini diharapkan anggota Senkom aktif melaporkan kondisi wilayahnya agar tercipta keadaan yang aman kondusif.(gj)






Senkom Sepatan

Posted by senkom tangerang | Minggu, 18 Oktober 2015 | Posted in



Sepatan - Giat senkom sepatan hari Minggu  (11/10)  ditempat blok f3 no 22 permata sepatan kabupaten tangerang  rumah  bapak Wuryono.harapan dari Kapolsek dikemudian hari kemitraan semakin ditingkatkan.dan mengapresiasi kegiatan Senkom KecamatanSepatan.
Sebagai anggota Senkom mitra polri bisa turut berpartisipasi. Khususnya, dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,Hubungan kemitraan Polisi dan Masyarakat sebagai fungsi control (pengawasan) Polisi dan Masyarakat pada aktifitas yang terkait dengan peran masing-masing dalam membangun situasi dan kondisi masyarakat yang tertib dan teratur sebagai dambaan bersama guna meningkatkan kesejahtraan masyarakat.
 Hubungan kemitraan Polisi dan Masyarakat dalam rangka take and give akuntabilitas dimana pertanggung jawaban kegiatan bagi polisi tidak hanya diberikan kepada pimpinannya saja melainkan juga kepada masyarakat. begitu pula pertanggung jawaban partisipasi masyarakat diberikan kepada Polisi yang kesemuanya demi kepentingan Umum.(gj)

KEGIATAN PRAMUKA

Posted by senkom tangerang | | Posted in




Solear-Pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang bidang Pemuda dan Olah raga sebagai Pembina Pramuka,dalam setiap kegiatannya,minggu (18/10) sebagaimana ketentuan dalam ‘metode kepramukaan’ yang salah satu poinnya menghendaki ‘kegiatan berkelompok, bekerja sama, dan berkompetisi’ satuan pramuka siaga diorganisasikan dalam kelompok-kelompok secara berjenjang.
 Pramuka  tentu tak lepas dari permainan unik, permainan di dalam pramuka harus memiliki nilai pendidikan atau unsur manfaat, begitu pula dengan beberapa permainan pramuka siaga, Pembina Senkom dari unsur Pemuda dan Olah raga yaitu

1.MUKTI ANDIKA  SATRIA  
2.ARFAN FAUZY FAFDULLOH                  
3.MUCHLIS EKO PAMBUDI
 membuat suasana  jadi meriah dengan mengadakan Permainan yang unik dan membuat peserta menjadi senang serta gembira kegiatan berakhir jam 15.00 wib, kegiatan ini mencakup kegiatan di luar lapangan (out door activity) yang lebih banyak bermain di alam bebas untuk mengajarkan kepada para siaga nilai kekompakan dan mini edukasi dari para pembina(gj)

DIKLAT GALERI

Posted by senkom tangerang | | Posted in

















Hukum Pidana

Posted by senkom tangerang | | Posted in


Tiga Raksa - Hukum Pidana, sebagai salah satu bagian independen dari Hukum Publik merupakan salah satu instrumen hukum yang sangat urgen eksistensinya sejak zaman dahulu. Hukum ini ditilik sangat penting eksistensinya dalam menjamin keamanan masyarakat dari ancaman tindak pidana, menjaga stabilitas negara dan (bahkan) merupakan “lembaga moral” yang berperan merehabilitasi para pelaku pidana. Hukum ini terus berkembang sesuai dengan tuntutan tindak pidana yang ada di setiap masanya.
Di dalam Diklat komunikasi dan Telematika di isi juga Tentang Pemahaman Hukum Pidana yang di sampaikan oleh Pengurus Pusat Departemen Hukum dan Hak asasi manusia  Senkom Mitra Polri Bapak H. Hery Kurniadi.SH,Kegiatan pendidikan dan pelatihan ini berlangsung hari Minggu (18/10) beliau mengungkapkan  Hukum Pidana sebagai Hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Undang-Undang dan berakibat diterapkannya hukuman bagi siapa yang melakukannya dan memenuhi unsur-unsur perbuatan yang disebutkan dalam Undang-Undang Pidana. Seperti perbuatan yang dilarang dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Korupsi, Undang-Undang HAM dan lain sebagainya. Hukum pidana adalah hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan apa yang dilarang dan memberikan hukuman bagi yang melanggarnya. Perbuatan yang dilarang dalam hukum pidana adalah:
• Pembunuhan
• Pencurian
• Penipuan
• Perampokan
• Penganiayaan
• Pemerkosaan
• Korupsi

 defenisi Hukum Pidana sebagai “Kumpulan kaidah-kaidah Hukum yang menentukan perbuatan-perbuatan pidana yang dilarang oleh Undang-Undang, hukuman-hukuman bagi yang melakukannya, prosedur yang harus dilalui oleh terdakwa dan pengadilannya, serta hukuman yang ditetapkan atas terdakwa.”
Hukum pidana adalah bagian daripada keseluruhan hukum yang berlaku di suatu Negara ini sebagian saja yang disampaikan oleh Beliau ,akan dilanjutkan untuk Diklat selanjutnya, Beliau berharap Pengurus Senkom agar Menjauhi dari tindakan atau perbuatan yang menimbulkan anggota terseret dalam hal tersebut atau terkena Pidana

 Pada sesi terakhir Beliau mengadakan tanya Jawab dengan Peserta Diklat Tentang Hukum Pidana Tersebut dan Peserta Diklat antusias menyampaikan  pertanyaan ,(gj)

DIKLAT PENGURUS SENKOM

Posted by senkom tangerang | | Posted in

 
Solear - 64 orang Pengurus Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Kabupaten dan kecamatan di wilayah Hukum Kabupaten Tangerang Mengikuti Giat Diklat Komunikasi dan Telematika Yang di selenggarakan oleh pengurus Senkom Kabupaten Tangerang Bertempat di Munjul Solear Kegiatan pendidikan dan pelatihan ini berlangsung hari Minggu (18/10) . Kegiatan ini dilakukan untuk melatih keterampilan rekan-rekan di Senkom yang belum memiliki ilmu kemampuan di bidang  Telematika.
 Supardi , Wakil Ketua Senkom Kabupaten juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, mengatakan, kegiatan pelatihan dan pendidikan ini, bertujuan untuk melengkapi kemampuan para Pengurus dalam bidang Telematika
 Bila rekan-rekan telah memiliki keterampilan, apabila ada kebencanaan, kita siap dan sigap untuk membantu instansi terkait seperti Basarnas, BPBD atau BNPB. Kami juga akan melatih teman-teman di bidang telematika, agar meraka menjadi ahli dalam setting radio dan komunikasi,lanjut Giyanto Jaya FOTO LAINYA KLIK DISINI (gj)

Apel siaga koordinasi

Posted by senkom tangerang | Sabtu, 17 Oktober 2015 | Posted in


Rajeg -  Senkom Kecamatan Rajeg mengikuti  menggelar Apel siaga koordinasi Kepolisian Sektor Rajeg (17/10)untuk persiapan pengamanan kegiatan Bobotoh Persib Bandung yang bakal bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno guna menyaksikan langsung laga final Piala Presiden antara Persib Bandung kontra Sriwijaya FC pada Ahad, 18 Oktober 2015 nanti.
kegiatan tersebut untuk antisipasi Pengerahan masa pendukung dari ke 2 finalis  yang ingin menonton pertandingan   di Stadion Gelora Bung karno di Senayan, Laga final Piala Presiden akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Ahad (18/10). Persib Bandung dan Sriwjaya FC akan melakoni pertandingan final untuk memperebutkan gelar juara Piala Presiden.(gj)

BULAN PRB 2015 DI SOLO

Posted by senkom tangerang | | Posted in



Registrasi Peserta

Registrasi Peserta dapat dilakukan
pada tanggal 14-16 Oktober 2015 jam 08.00-17.00 WIB
Lokasi: Gedung Graha Solo Raya, Bakorwil II – Jateng
Intro Bulan PRB


 

Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi tinggi terjadinya berbagai jenis bencana. Berdasarkan catatan sejarah, Indonesia telah mengalami beberapa bencana dengan skala sangat besar atau “Catastrophe” baik pada era sebelum Indonesia merdeka hingga saat ini. Salah satu bencana yang membuka paradigma Indonesia dan dunia adalah Tsunami pada tanggal 26 Desember 2004, termasuk gempa ketiga terbesar dalam sejarah kegempaan di dunia. Selain mengakibatkan banyak kerusakan dan korban, juga sebagai titik awal kebangkitan paradigma pengurangan risiko bencana di Indonesia.
Dalam paradigma baru untuk penanggulangan bencana, disadari bahwa kompleksitas dari strategi penanganan permasalahan bencana memerlukan suatu kerjasama dan dukungan semua pihak dalam penanggulangannya terutama dalam upaya mengembangkan budaya pengurangan risiko bencana, sehingga dapat dilaksanakan secara terarah dan terpadu.
Untuk itu, Badan PBB yaitu UNISDR (United Nations International Strategy for Disaster Reduction), dalam rangka untuk mempromosikan budaya pengurangan risiko bencana, termasuk pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan, pada tahun 2009 telah menetapkan tanggal 13 Oktober sebagai hari peringatan Pengurangan Risiko Bencana Internasional (International Day for Disaster Risk Reduction).
Di Indonesia, Peringatan Pengurangan Risiko Bencana telah menjadi agenda Nasional yang dilaksanakan setiap tahun – Yogyakarta (2011), Yogyakarta (2012), Mataram (2013 dan Bengkulu (2014).
Sesuai dengan semangat nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019, dalam rangka “menurunkan indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan”, kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Tahun 2015 mengangkat tema Pengurangan Risiko Bencana Untuk Pembangunan Berkelanjutan
Senkom Mitra Polri ikut serta dalam kegiatan tersebut baik dalam bersih sunggai sampai pembuatan tenda dan stand pameran ada klik disini foto-foto nya

BULAN PRB 2015 MOMENTUM SENKOM MITRA POLRI

Posted by senkom tangerang | Jumat, 16 Oktober 2015 | Posted in



SOLO  (12/10/2015) - Indonesia merupakan kawasan rawan bencana sebagai salah satu konsekuensi letak geografi dan kondisi geologi. Berdasarkan catatan sejarah, Indonesia telah mengalami berbagai bencana dengan skala sangat besar atau'catastrophe', dari masa ke masa.

silahkan klik disini untuk foto lainnya
Bencana tsunami pada 26 Desember 2004 yang merupakan bencana ketiga terbesar dalam sejarah kegempaan, disamping mengakibatkan banyak kerusakan dan korban, juga sebagai titik awal kebangkitan paradigma Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Indonesia.


Sesuai dengan semangat dalam pertemuan 3rd UN World Conference on Disaster Risk Reduction, kegiatan pucak bulan PRB 2015 akan mengangkat tema Ketangguhan Masyarakat, Ketangguhan Daerah dan Ketangguhan Nusantara.


Senkom Mitra Polri yang resmi berdiri pada 1 Januari 2004 pada saat tsunami terjadi baru berusia belum genap satu (1) tahun, terpanggil untuk melakukan aksi kemanusiaan dengan segala keterbasannya. Namun dengan mengerahkan segenap potensi yang ada, Senkom Mitra Polri dapat aktif berperan mulai dari penggalangan kepedulian kepada masyarakat di seluruh Indonesia hingga memberangkatkan relawan dan rehabilitasi mental para korban.


Atas peristiwa yang membuka mata dunia itulah, kemudian Senkom Mitra Polri menjadikan peran dalam kebencanaan tersebut sebagai tonggak berdirinya komunitas relawan senkom yang biasa disebut Senkom Rescue, dan dikukuhkan pada 1 Januari 2005, atau tepat pada hari jadi Senkom yang pertama.


“Momentum tsunami di Aceh telah membuka mata kita akan pentingnya pengetahuan mengenai pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan sampai rehabilitasi mental para korban bencana. Untuk itu Senkom Mitra Polri sebagai organisasi yang bertekad membantu pemerintah dalam ketahanan di bidang Kamtibmas terus mengembangkan organisasi termasuk dengan membentuk kelompok relawan kebencanaan,” terang Ketua Umum Senkom Mitra Polri, H. Muhamad Sirot, S.H, S.IP.


Seiring berjalannya waktu, berbagai kegiatan dilakukan Senkom Mitra Polri termasuk melakukan pendidikan dan pelatihan bagi para relawan yang tergabung dalam Senkom Rescue, mulai dari pembekalan kecakapan serta pengetahuan dalam pencegahan bencana, mitigasi dan kesiapsiagaan. Dalam setiap pendidikan dan latihan tersebut Senkom Mitra Polri melibatkan para instruktur dari BASARNAS, BNPB, TNI, serta bekerjasama dengan kelompok relawan lainnya.


Berbagai aksi kemanusiaan Senkom Rescue yang merupakan klaster kebencanaan Senkom Mitra Polri, antara lain dalam peristiwa kecelakaan dan kebencanaan seperti kecelakaan udara, laut dan darat, serta berbagai peristiwa bencana seperti banjir, erupsi gunung api, gempa, kebakaran hutan dan sebagainya.


Berbagai peran lapangan yang telah dilakukan Senkom Rescue, mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Pada tahun 2014 silam, Senkom Mitra Polri mendapat penghargaan dari BNPB pada sebuah  acara malam anugerah bagi para pihak yang dinilai telah berkontribusi nyata dan konsisten serta bertanggung jawab dalam aksi kemanusiaan saat terjadi bencana.


Tak hanya itu, Senkom Mitra Polri melalui Ketua Departemen Diklat, Dr. Hendra Saputra, yang bersama perwakilan dari berbagai Negara melakukan presentasi penanganan kebencanaan, mendapatkan pengakuan sebagai Best Presenting dari Badan PBB yaitu United Nations International Strategy for Disaster Reduction (UNISDR). Paparan Dr. Hendra mengenai penanganan bencana berbasis komunitas kemudian dibukukan dan menjadi acuan strategi penanganan kebencanaan yang direkomendasikan oleh PBB.


Senkom Rescue yang merupakan klaster kebencanaan Senkom Mitra Polri hanyalah salah satu dari sekian banyak para pelaku PRB yang berpartisipasi dalam kampanye peringatan PRB. “Kami hanyalah salah satu dari sekian banyak dari relawan pelaku kampanye pengurangan resiko bencana. Kepercayaan dan apresiasi berbagai pihak akan kami jadikan cambuk penyemangat supaya kami tetap konsisten dan terus meningkatkan kemampuan kecakapan serta manajemen penanganan kebencanaan,” Untung Maulana, S.H, salah satu Ketua Senkom Mitra Polri yang membidangi masalah kebencanaan.


Lanjut Untung, pihaknya berterimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan, dan juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pihak yang telah bekerjasama dengan Senkom Mitra Polri baik itu lnstansi pemerintah maupun swasta serta kelompok-kelompok relawan lainnya. “Harapan kita tentunya penanganan kebencanaan semakin baik, dan dengan diwadahi dalam suatu rangkaian kegiatan bersama seperti bulan PRB ini semoga dapat menghasilkan sebuah sinergi semua pihak dalam penanganan bencana yang mana saat ini masih terkesan terlaksana secara sektoral dan terpisah,” kata Untung Maulana.


Direktur PRB BNPB Lilik Kurniawan mengungkapkan, tujuan dari puncak acara peringatan PRB adalah membangun kesadaran bersama, berdialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB baik instansi pemerintah, masyarakat dan lembaga usaha yang ada di pusat dan daerah. "Secara khusus kegiatan ini dapat mensinergikan kegiatan sektoral sehingga dapat dijadikan ajang pembelajaran bersama bagi pelaku PRB seluruh Indonesia," jelas Lilik.


Dalam memperingati bulan pengurangan resiko bencana yang digelar di Solo, Jawa Tengah tahun ini Senkom turut meramaikan dengan mengikuti berbagai kegiatan, mengisi boothstand serta mengisi sesi talkshow. “Relawan yang kita datangkan untuk mendukung acara ini sebanyak 400 orang dari perwakilan Senkom di tujuh kabupaten terdekat, sekaligus menjadikan acara ini sebagai ajang konsolidasi dan sosialisasi dengan kelompok relawan lain. Adapun yang lainnya berdatangan sebagai pengunjung sekaligus memberikan dukungan pada suksesnya acara ini, ”terang Untung.   


Untung Maulana menambahkan bahwa pada bulan ini juga Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo berkenan mengundang Senkom Mitra Polri ke Istana Negara untuk menerima penghargaan atas partisipasi aktif dalam berbagai bencana, “baru-baru ini Senkom juga turut aktif dalam pencarian dan evakuasi kecelakaan terbang pesawat Avistar,” ujar Untung.


Beberapa rangkaian kegiatan pada Peringatan Bulan PRB 2015 antara lain pertemuan koordinasi antar pelaku PRB, lomba PRB, pameran Penanggulangan Bencana (PB), sosialisasi PRB, pengelolaan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK), bakti sosial, dan panggung hiburan rakyat. Kegiatan dibuka untuk umum.

PERSIAPAN WKPS

Posted by senkom tangerang | | Posted in

Serang-Pengurus Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang ,Bersama Pengurus Provinsi Banten Mengadakan giat MusProv di Serang Banten Rabu 14/10 Dalam Rangka Rencana mengadakan Workshop  Peningkatan Kapasitas Kinerja Senkom Seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten
Dalam acara tersebut kami membahas Hal-hal yang di perlukan atau yang mendukung untuk kelancaran kegiatan dari Tempat jumlah peserta dll,setiap Ketua Senkom Kabupaten dan kota menyampaikan gagasan dan idenya supaya kegiatan Workshop berjalan dengan lancar
untuk Sementara Kegiatan Workshop akan di adakan Pada
Sabtu - Minggu,16, 17 Januari 2016
Tempat Mapolda Banten (dari jam 07.00 s/d 16.00)
Peserta Workshop Peningkatan Kapasitas Kinerja Senkom Mitra Polri Provinsi Banten adalah : 
a.       Seluruh Pengurus Provinsi Banten 
b.      Pengurus Harian Senkom Mitra Polri Kota/ Kabupaten se Provinsi Banten Unsur Pengurus Kecamatan Senkom Mitra Polri Provinsi Banten

kegiatan yang akan dilaksanakan  adalah ” WORKSHOP PENINGKATAN KAPASITAS KINERJA SENKOM MITRA PROVINSI BANTEN “ dengan mengangkat Tema “Menuju Organisasi Yang Solid Profesional dan Mandiri”  (gj)

SENKOM KAB TANGERANG

SIC APK


https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wSenkomInformationCentre

FUN PAGE

SENKOM APK

http://4.bp.blogspot.com/-XrsbeyC_lDk/VA2CkDxAD7I/AAAAAAAAAFQ/C24HxB0DYp0/s1600/Aplikasi-Android.png

FB : SENKOM

SENKOM TV

http://4.bp.blogspot.com/-nxn5Y_BGYY0/Vehf4x1IrAI/AAAAAAAABNg/CVE0cO5fRr4/s1600/senkom%2Btv.jpg