Headlines

PENGUKUHAN PENGURUS FRPB

Posted by senkom tangerang | Selasa, 24 November 2015 | Posted in


Citra Raya -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengadakan kegiatan  Pengukuhan Pengurus  Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Selasa (25/11) di Citra Raya angerang oleh Bupati Tangerang yang di wakili oleh Plt Asda 1


peran relawan tidak hanya pada saat tanggap darurat saja, tapi relawan juga terlibat di semua tahap penanggulangan bencana baik pada pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Peran relawan PB pada saat pra bencana adalah mendukung penyusunan kebijakan, perencanaan, pengurangan risiko bencana, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan serta peningkatan kapasitas bagi masyarakat melalui bimbingan dan pelatihan (coaching and training).
Berjumlah 8 Personel anggota Senkom Kabupaten Tangerang Menjadi Pengurus Forum Relawan Penanggulangan Bencana dengan pengukuhan tersebut Forum relawan mempunyai payung hukum yang kuat apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan .

HARGANAS KAB TANGERANG

Posted by senkom tangerang | Kamis, 19 November 2015 | Posted in




Sepatan - Peringatan Hari Keluarga Nasional  diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui BKKBD (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Daerah) menggelar peringatan HARGANAS (Hari Keluarga Nasional) ke XXII tingkat Kabupaten Tangerang yang di laksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Sepatan. Kamis, (19/11).ini merupakan peringatan Hari Keluarga Nasional XXII dimana merupakan suatu symbol penghargaan bagi Keluarga Indonesia yang telah melakukan partisipasi aktif dalam program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga juga bentuk apresiasi bagi para pengelola program KB mulai dari tingkat lapangan sampai dengan pusat serta bagi para Mitra Kerja program Kependudukan dan Keluarga Berencana. Diharapkan momentum ini akan menumbuhkan serta meningkatkan kesadaraan para anggoata keluarga Indonesia untuk senantiasa berupaya memperbaiki kualitas kehidupannya secara berkelanjutan sehingga akan membentuk keluarga – keluarga yang harmonis, lestari, tegar dan tangguh mengahadapi permasalahan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan dalam sambutannya, Pelaksanaan program kependudukan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Tangerang sampai dengan saat ini masih menemui tantangan yang cukup berat, karena perkembangan program selama sepuluh tahun terakhir masih stagnan. Hal ini terlihat dari laju pertumbuhan penduduk sebesar 3,03 persen (diatas rata-rata nasional yaitu 1,49 persen), sedangkan angka kelahiran total sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 tidak mengalami penurunan, yaitu di angka 2,3 persen per tahun, dan keikutsertaan ber KB berkisar pada angka 65,72 persen.
_DSC8515_resizedOleh karena itu Zaki menambahkan, melalui moment Peringatan Harganas ke-22 ini, saya mengajak kepada para kepala SKPD, Para Camat, dan seluruh Stakeholder di Kabupaten Tangerang untuk turut serta mensukseskan program kependudukan dan Keluarga Berencana dengan menyusun program-program dan kegiatan-kegiatan kependudukan dan keluarga berencana secara terpadu. Karena pada hakikatnya, pemerintah bersama seluruh unsur masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk mendorong dan menciptakan iklim yang sehat bagi pembentukan keluarga indonesia yang sehat dan sejahtera. Oleh karenanya diperlukan pemahaman yang baik tentang manfaat program KB kepada masyarakat, bukan hanya sekedar mengendalikan kelahiran semata namun merupakan suatu upaya untuk memberdayakan masyarakat agar merencanakan keluarga dengan baik. Sehingga diharapkan dengan mengikuti program KB, masyarakat Kabupaten Tangerang dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dan mampu mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera.
Tujuan
♦ Tujuan Umum :
Meningkatkan komitmen pemerintah dan pemerintah daerah tentang pentingnya pembangunan keluarga, serta mengingatkan keluarga mengenai peran dan fungsi keluarga dalam rangka mewujudkan keluarga kecil yang berketahanan dan sejahtera.
♦ Tujuan Khusus :
Meningkatnya kepedulian dan peran aktif semua stake holder dan mitra kerja untuk terus menerus secara berkesinambungan akan pelaksanaan Program kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dalam upaya membangun Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera dan Berkualitas.
Meningkatnya peran masyarakat dalam mendukung Pelaksanaan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional di lini lapangan wilayah masing-masing sesuai dengan karakter, kebutuhan, adat budaya serta tugas dan fungsinya masing-masing.
Meningkatnya peran “KELUARGA” melalui pelaksanaan 8 (delapan) fungsi keluarga sebagai dasar ketahanan keluarga yang tangguh dan berbudaya.
Meningkatnya kegiatan pemberdayaan keluarga dalam peningkatan pendapatan ekonomi keluarga yang akan mendorong terhadap upaya kemandirian keluarga dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarganya.  

"Kita wujudkan penduduk tetap seimbang dan keluarga kecil sejahtera menuju Tangerang gemilang " 

kegiatan tersebut di hadiri Bapak Bupati dan Muspida ,beserta Jajaran  Kepolisian dari Polsek Sepatan,Mauk,dan Pasar Kemis dan  Koramil Sepatan 






Anggota Senkom Mitra Polri kecamatan Sepatan dan Pasar kemis ikut bergabung mensukseskan kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional yang di selenggarakan di Kecamatan Sepatan sebanyak 5 Personel,anggota ikut berpartisipasi dalam pengamanan kegiatan tersebut.

INTERNAL POLRI TERUS MENINGKATKAN PELAYANAN

Posted by senkom tangerang | Rabu, 18 November 2015 | Posted in



Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Condro Kirono mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan kewenangan Polri dalam menerbitkan SIM dan STNK. Dia juga berkomitmen akan memperbaiki kinerjanya.
"Tadi MK sudah memutuskan terhadap kewenangan penerbitan SIM maupun kewenangan di bidang registrasi kendaraan bermotor tetap pada Polri. Selanjutnya tentunya kami tetap mematuhi putusan konstitusional tersebut, dan internal Polri akan melakukan langkah-langkah dan berkomitmen terus meningkatkan pelayanan," kata Condro.
Terkait pertimbangan MK, yang meminta Polri memperbaiki pelayanan SIM dan STNK, dia mengaku akan terus meningkatkan komitmennya dalam mengelola pelayanan SIM dan registrasi kendaraan bermotor lainnya.
"Kami akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan-pelayanan dan melakukan perbaikan-perbaikan sarana prasara yang terkait dengan itu," imbuhnya.
Salah satu bentuk perbaikan, menurut Condro ialah dengan dibukanya program SIM online. Dia menjelaskan, dengan adanya SIM online kepolisian dapat dengan mudah mengidentifikasi para pengendara.
"(Tanggal) 6 Desember ada grand launcing untuk SIM online serentak di Indonesia. Termasuk juga identifikasi kendaraan bermotor, itu juga kita akan terapkan secara elektronik secara nasional," ujarnya.
Divisi Humas Polri

TIGA INSTRUKSI DARI KAPOLRI

Posted by senkom tangerang | | Posted in


Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Suharsono mengatakan dalam pengamanan dan antisipasi teror di Indonesia, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sudah memberikan tiga instruksi sebagai upaya penjagaan. "Pak Kapolri sudah memberikan instruksi kepada para Kapolda dan jajaran," kata Suharsono.
Pada instruksi yang pertama, Suharsono menyebutkan, Kapolri meminta agar memperketat pengamanan pada kedutaan besar dan konsulat jenderal. "Kemudian sekolah-sekolah khusus, terutama Prancis," kata Suharsono.
Selanjutnya, pengamanan juga dilakukan dengan meningkatkan proteksi, patroli, dan pengamanan pada tempat-tempat yang banyak dikunjungi masyarakat, seperti pusat perbelanjaan, mall, dan sebagainya. "Ketiga, mengerahkan personil yang setiap saat siap untuk digerakkan," ujar Suharsono.
Pada Jumat waktu setempat, terjadi insiden penyerangan di Paris yang menewaskan lebih dari 100 orang. Beberapa pihak menduga penyerangan ini terkait dengan aksi kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria). Kelompok Said dan Cherif Kouachi yang diduga terkait ISIS pernah melakukan teror dekat kantor majalah mingguan Charlie Hebdo pada Januari lalu.


Divisi Humas Mabes Polri

Apel Gelar Pasukan Antisipasi Banjir

Posted by senkom tangerang | | Posted in


??????????Selasa, 17 Nopember 2015 Jam 08.00 Wib-selesai Polres Kota Tangerang  menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan.
Selasa, 17 Nopember 2015 Jam 07.00 Wib-selesai Polres Metro Tangerang Kota menyelenggarakan Apel Gelar Pasukan.
Apel gelar pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Mapolres Metro Tangerang Kota terkait dengan antisipasi penanggulangan Banjir yang bulan ini telah mulai memasuki musim penghujan. Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Drs. Agus Pranoto, M.H. dengan Komandan Apel KBO Sabhara AKP Bambang Legowo.
Menurut amanah Kapolres, sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa belakangan ini curah hujan semakin meningkat yang menurut data BMKG diperkirakan curah hujan akan meningkat mulai Desember 2015 hingga Maret 2016, sehingga berpotensi terjadinya musibah bencana alam seperti banjir.Dalam mencermati situasi tersebut Polres Metro Tangerang Kota bersama para pemangku kepentingan akan melaksanakan upaya bersama menanggulangi bencana banjir tersebut di wilayah Kota Tangerang.
Apel diikuti oleh Unsur Muspida atau yang mewakili, Anggota TNI Kodim 0506 Tangerang, Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Sigit Widodo, S.Ik, para Pejabat Utama Polres Metro Tangerang Kota dan para Kapolsek serta anggota Jajaran Restro Tangerang Kota.
sumber : http://restrotangerang.info
????????????????????

KETUM SENKOM DI BELA NEGARA

Posted by senkom tangerang | | Posted in






Menhan Tutup Diklat Bela Negara di Bogor

Posted by senkom tangerang | | Posted in



Bogor - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyampaikan pidato saat memimpin upacara penutupan Diklat Pelatih Inti Bela Negara Tingkat Nasional 2015 di kampus Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2015). Diklat yang diikuti 183 peserta dari berbagai komponen masyarakat termasuk anggota Senkom Mitra polri dari wilayah Jabodetabek tersebut bertujuan melatih serta membekali para peserta dengan berbagai keterampilan sebagai kader bela negara 


Kepala Badan Pendidikan Kilat Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Hartind Asrin mengatakan program bela negara yang diselenggarakan lembaganya  program tersebut merupakan implementasi dari kebijakan umum Presiden Joko Widodo di sektor pertahanan.program bela negara merupakan salah satu dari upaya kebijakan pemerintah dalam pemberdayaan pertahanan negara yang diatur pada Peraturan Presiden nomor 97 tahun 2015 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara

Hadir dalam penutupan Diklat Pelatih Inti Bela Negara Tingkat Nasional 2015,Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu,Ketua Umum senkom Mitra Polri H.Muhamad Sirot, S.H, S.I.P. dan berbagai unsur yang terkait , Menhan menegaskan bahwa bela negara berbeda dengan wajib militer. pelatihan dengan berbagai kemampuan dan keterampilan. Diharapkan usai diklat ini, setiap peserta dapat menjadi 'guru' dalam menyebarkan semangat bela negara ke lingkup yang lebih luas lagi ke masyarakat.

APEL GELAR PASUKAN

Posted by senkom tangerang | | Posted in

 
Tigaraksa-Hadapi banjir Polres kota Tangerang ,menggelar gelar pasukan persiapan penanggulangan bencana banjir diwilayah hukum polres kota tangerang rabu(18/11) Di lapangan parkir Mapolres.Bencana banjir yang sering melanda wilayah Kabupaten Tangerang menjadi perhatian khusus Kepolisian
Kegiatan gelar pasukan di lengkapi perahu karet,ambulance,gergaji mesin, dan peralatan lainnya. Sesuai arahan dari Kapolda Metro Jaya hari ini dilakukan gelar pasukan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya
Dalam kegiatan tersebut di hadiri instansi terkait seperti Dishub,Satpol PP,Kesehatan,Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang mewakili Relawan BPBD.
Kapolres Kota Tangerang bertugas sebagai inspektur gelar pasukan mengharap setiap instansi bisa bekerja sama dengan baik saat bekerja dilapangan jangan saling menonjolkan instansi masing-masing.
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang Hàri Santoso mengatakan kegiatan ini penting sebagai awal mengantisipasi banjir yang sewaktu waktu melanda wilayah yang sering terdampak di beberapa titik seperti Pasar Kemis,Rajeg,Pakuhaji,Kronjo,Kresek,Tigaraksa,Teluk Naga,dan Cisoka.(gj)

PROKER SENKOM 2016

Posted by senkom tangerang | Selasa, 17 November 2015 | Posted in


Pakuhaji- Bertempat di saung sastra Pakuhaji Kabupaten Tangerang Pengurus Senkom Mitra Polri mengadakan Musda menyusun Program Kerja Tahun 2016 pada hari Minggu (15/11).Sebuah organisasi memiliki tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut terwujud dengan tercapainya visi organisasi. Dalam proses pencapaian visi tersebut ada tindakan-tindakan manajerial yang dilakukan, agar organisasi dapat bekerja secara optimal dan efektif. Tindakan-tindakan manajerial tersebut meliputi : perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan (actuating) dan pengawasan. Dengan melaksanakan prinsip-prinsip manajemen tersebut, maka visi organisasi akan tercapai secara sistematis dan terukur

Musda dihadiri  Pengurus Senkom dan Pembina Senkom dalam kegiatan tersebut, Bapak H. basyir selaku pembina mengatakan suatu organisasi akan berkembang apabila ada perencanaan yang matang, dengan perencanaan yang tepat dan strategis, maka organisasi tidak melakukan pemborosan sumber daya, baik itu berupa anggaran, maupun sumber daya potensial lainnya. Perencanaan yang strategis akan memanfaatkan sumber daya secara efesien dan efektif.

Perencanaan program sangat penting bagi perkembangan organisasi. Dengan melakukan perencanaan program, maka organisasi sudah yakin dengan keberlangsungan dan aktivitasnya dimasa periodesasi tertentu. Perencanaan program juga membantu setiap pelaku dalam organisasi untuk bertindak sesuai dengan yang diharapkan dan berlangsung secara terencana serta sistematis. Organisasi yang sukses, yakni organisasi yang memahami kebutuhan organisasi, merencanakan program untuk menjawab kebutuhan dan melaksanakan program tersebut secara bertanggung jawab

KOMJENPOL (PURN) Dr. H. MOEHAMMAD JASIN.

Posted by senkom tangerang | Minggu, 15 November 2015 | Posted in


PENGANUGERAHAN PAHLAWAN NASIONAL

Dengan suasana penuh khidmat, Presiden RI Ir. Joko Widodo memimpin upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada 5 putra terbaik bangsa Indonesia. Pemberian gelar ini seiring dengan peringatan Hari Pahlawan tahun 2015 yang mengusung tema “Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku”, tema ini seakan menggugah para penerus bangsa, generasi muda pada khususnya agar selalu mewarisi jiwa juang semangat, jiwa pantang menyerah dan rela berkorban demi tanah air dan bangsa. Setelah melalui tahapan pengusulan gelar Pahlwan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2015 tanggal 4 November 2015, menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada :
a. Alm. Bernard Wilhem Lapian
b. Alm. Mas Isman
c. Alm. Komisaris Jenderal Polisi. Dr. H. Moehammad Jasin
d. Alm. I Gusti Ngurah Made Agung
e. Alm. Ki Bagus Hadikusumo
Untuk mendapatkan gelar Pahlawan Nasional terdapat persyaratan yang harus dipenuhi baik persayaratan umum maupun khusus. Berdasarkan pasal 25 UU Nomor 20 tahun 2009, syarat untuk memperoleh gelar, tanda jasa dan tanda kehormatan terdiri atas :
a. WNI atau seseorang yang berjuang di wilayah yang sekarang menjadi wilayah NKRI
b. Memiliki integritas moral dan keteladanan
c. Berjasa terhadap bangsa dan negara
d. Berkelakuan baik
e. Setia dan tidak menghianati bangsa dan negara
f. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun.
Sedangkan persyaratan khusus sesuai pasal 26 UU Nomor 20 tahun 2009, gelar diberikan kepada seseorang yang telah meninggal dunia dan yang semasa hidupnya :
a. pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
b. tidak pernah menyerah pada musuh dalam perjuangan
c. melakukan pengabdian dan perjuangan yang berlangsung hampir sepanjang hidupnya dan melebihi tugas yang diembannya.
d. pernah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.
e. pernha menghasilkan karya besar yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa
f. melakukan perjuangan yang mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
Almarhum Komjen Pol. (Purn) Dr. H. Moehammad Jasin lahir di Bau-Bau, Buton, Sulawesi Tenggara tanggal 9 Juni 1920. Beliau wafat pada tanggal 3 Mei 2012 dengan meninggalkan istri Almh Hj. Siti Aliyah Kessing dan 4 putra yaitu :
a. Rubyanti Jasin
b. Djauhar Jasin
c. Djuanda Jasin (alm)
d. Djuwaita Jasin
Riwayat perjuangan :
a. Pendidikan umum diikuti Jssin di Volkschool di bau-bau, Hollands Inlandsche School (HIS) dan Schakel School di Makassar, dan terakhir di Meer Uitgerbreid lager Onderwijs (MULO). Setelah tamat dari MULO tahun 1941, Jasin mengikuti pendidikan kepolisian di Sekolah Polisi di Sukabumi, Jawa Barat. Selesai mengikuti pendidikan ini dengan pangkat Hoofd Agent, ia bertugas di kantor polisi seksi 111 di Bubutan, Surabaya. Pada masa awal pendudukan Jepang, Jasin kembali ke Sukabumi untuk mengikuti pendidikan polisi ala Jepang yang lebih bercirikan pendidikan militer. Sesudah itu, ia ditempatkan di Gresik dan bertugas sebagai instruktur di sekolah polisi di Surabaya, tempat mendidik calon-calon anggota Tokobetsu Keisatsu Tai (Polisi Istimewa). Di sekolah ini, bukan hanya ilmu kepolisian yang diajarkan, tetapi juga kemiliteran. Disamping itu, Jasin juga memberikan pelatihan terhadap anggota Seinenda.
b. Setelah Indonesia Merdeka, Jasin melibatkan dirinya secara aktif dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Tindakan pertamanya yang cukup monumental ialah memproklamasikan Polisi Istimewa menjadi Polisi Indonesia . Proklamasi ini diucapkan pada tanggal 21 Agustus 1945, delapan hari sebelum pemerintah RI mengangkat R.S. Soekanto sebagai Kepala Djawatan Kepolisian Negara. Dengan proklamasi itu berarti Jasin melepaskan keterikatan Polisi Istimewa dengan Jepang dan mengubah status polisi ini dari polisi kolonial menjadi polisi negara merdeka. Proklamasi itu sekaligus juga merupakan antisipasi terhadap kemungkinan Jepang melucuti senjata Polisi Istimewa seperti yang mereka lakukan terhadap tentara Pembela Tanah Air.
c. Selama bulan-bulan pertama sesuah proklamasi kemerdekaan, dapat dikatakan bahwa Surabaya merupakan kota “Terpanas” di Indonesia, baik disebabkan oleh perebutan senjata dari pasukan Jepang maupun pertempuran melawan pasukan sekutu. Dalam kaitan dengan perebutan senjata, dapat dicatat dua peran yang dimainkan Jasin. Pertama, dalam perebutan senjata di Don Bosco dimana Jepang menjadikan gedung Don Bosco sebagai gudang senjata (arsenal) terbesar di Surabaya. Usaha tokoh-tokoh pejuang Surabaya termasuk Bung Tomo, meminta agar senjata di Arsenal tersebut diserahkan , tidak berhasil. Pihak Jepang bersedia menyerahkan senjata hanya kepada kepada polisi. Kedua, di markas Kempeitei, para pejuang Surabaya baku tembak dengan pasukan Jepang. Dalam suasana seperti itu, dengan menerobos kawat berduri, Jasin memasuki memasuki markas dan memasuki markas dan menemui komandan Kempeitei untuk mengadakan perundingan. Sebagai hasil dari perundingan itu, pihak Kempeitei bersedia menyerahkan senjata. Jasin pun berjanji akan menjamin keselamatan anggota Kempeitei selama mereka berada di Surabaya.
d. Beberapa hari setelah pertempuran Surabaya meletus, Jasin mengumumkan lewat radio bahwa pasukan Polisi Istimewa yang dipimpinnya sudah dimiliterisasi dan karena itu diharuskan ikut dalam pertempuan.Dengan demikian, polisi tidak hanya berfungsi sebagai alat keamanan, tetapi juga sekaligus sebagai alat pertahanan. Selama pertempuran Surabaya berlansung, Jasin memimpin pasukannya dalam pertempuran di beberapa tempat. Ia meninggalkan Surabaya dan memindahkan markasnya ke Sidoarjo menjelang akhir November 1945,setelah hampir seluruh kota ini dikuasai Inggris. Pada waktu Belanda melancarkan agresi militer kedua, Jasin bergerilya di sekitar Gunung Wilis. Ia juga bertugas sebagai Komandan Militer Sektor Timur Madiun.
e. Nama Mohammad Jasin tidak dapat dilepaskan dari keterkaitannya dengan Mobiele Brigade (Mobbrig) yang kemudian berganti nama dengan Brigade Mobil (Brimob). Pasukan khusus yang dapat berfungsi pasukan tempur ini dibentuk pada bulan November 1946 dalam konferensi Djawatan Kepolisian Negara di Purwokerto. Jasin yang hadir dalam konferensi itu di angkat menjadi Komandan Mobiele Brigade Besar (MMB) Jawa Timur, sekaligus koordinator Mobrig di semua keresidenan di Jawa Timur. Sebagai komandan MBB Jawa Timu, pada bulan September 1948 ia memimpin 4 Kompi Mobrig untuk bersama dengan pasukan Tentara Nasional Indonesia menumpas pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) di Madiun. Setelah Madiun dikuasai kembali oleh pasukan pemerintah, Jasin dan pasukannya melancarkan operasi pembersihan terhadap sisa-sisa PKI di Blitar Selatan. Dalam periode tahun 1950 an, ia juga terlibat dalam menumpas berbagai pemberontakan dalam negeri, antara lain pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA).
f. Pada waktu di Sumatera terjadi pemberontakan pemerintah revolusioner Republik Indonesia (PRRI), pemerintah Amerika Serikat bermaksud menempatkan pasukan marinir di Riau dengan alsan menjaga instalasi minyak milik perusahaan Amerika dan keamanan warga negara Amerika. Jasin beranggapan bahwa penempatan pasukan itu sebagai bantuan terselubung Amerika untuk PRRI. Dengan persetujuan Perdana Menteri Ali Sastroamijoyo, Jasin menemui Duta Besar Amerika Serikat, Howard P. Jones. kepada Duta besar tersebut dikatakannya bahwa tugas pengamanan dapat dilakukan oleh pasukan Mobrig, sehingga Amerika Serikat tidak perlu mengirimkan pasukan marinir. Jaminan yang diberikan oleh Jasin dapat diterima oleh Jones dan Jasin pun menempatkan pasukan Mobrig di Riau seperti yang dijanjikannya.
g. Pada akhir 1959, Mohammad Jasin diasingkan keluar negeri, yakni ke Jerman. Latar belakangnya adalah ia menentang pengangkatan Soekarno Joyonegoro sebagai menteri atau Panglima angkatan kepolisian dengan alasan, Soekarno Joyonegoro “disenangi” oleh PKI. Sebagai protes ia menolak untuk diangkat menjadi wakil menteri angkatan kepolisian mendampingi Soekarno Joyonegoro. Pada akhir Desember 1964, Presiden Soekarno meminta Jasin untuk menemuinya di Paris. Dalam pertemuan itu, Presiden mengatakan bahwa Jasin akan diangkat menjadi menteri / Panglima Angkatan Kepolisian. Oleh karena itu, pada awal Januari 1965 ia kembali ke Indonesia. Setelah bertugas beberapa waktu sebagai sekretaris Komando Operasi Tertinggi (KOTI), ia dipanggil ke istana untuk dilantik sebagai Menteri/Panglima Angkatan Kepolisian. Namun, atas desakan Wakil Perdana Menteri (Waperdam) dr. Subandrio, pengangkatan itu dibatalkan.
h. Selain berkiprah di lingkungan kepolisian, Jasin juga pernah diangkat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA), anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan kemudian MPR. Di luar lembaga kenegaraan, Jasin tercatat sebagai amggota Pimpinan Markas Besar Legiun Veteran RI dan Ketua Yayasan 10 November , serta beberapa organisasi lain. Dari tahun 1967 sampai 1970, ia bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa dan berkuasa penuh RI untuk negara Tanzania.
sumber:Divisi Humas Mabes Polri

HATI HATI DENGAN INFORMASI PALSU ATAS NAMA INTERPOL

Posted by senkom tangerang | | Posted in


Tangerang - Saat ini sedang banyak beredar foto tentang tindak lanjut penipuan online. Melalui facebook  bahwa info tersebut HOAX / Tidak benar adanya. Belum ditemukan siapa oknum penyebar info palsu tersebut, tetapi email dan nomor tlp tersebut adalah benar milik NCB.
Langkah benar dalam penanganan penipuan online adalah 
1.Melaporkan ke polres terdekat agar diberi surat pengantar kepada pihak bank agar dapat segera memblokir rekening tersebut.
2.download aplikasi pelacak nomor telepon yg sekarang sudah banyak di website maupun app store, setelah terlacak bisa segera minta tolong polisi untuk menangkap pelaku
Pasal 378 KUHP, yang berbunyi sebagai berikut:
"Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun."
Sedangkan, jika dijerat menggunakan UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), maka pasal yang dikenakan adalah Pasal 28 ayat (1), yang berbunyi sebagai berikut:
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
Ancaman pidana dari pasal tersebut adalah penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1 miliar

Selamat Ulang Tahun Brimob

Posted by senkom tangerang | | Posted in



Bogor - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Brigade Mobil (Brimob) Polri. Oleh karena itu, kesatuan tersebut merayakannya di Lapangan Upacara Multifungsi Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat,perayaan HUT Korps Brimob Polri mengangkat tema : Melalui Peningkatan Profesionalisme Korbrimob Polri Siap Mengamankan Pilkada 2015,Upacara HUT ke-70 Brimob Polri yang dipimpin Kapolri Jenderal Badrodin Haiti .
Kapolri mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-70 kepada para personel brimob. "Saya mengucapkan selamat kepada keluarga besar Brimob Polri yang hari ini merayakan Hut ke 70 Perayaan ini tidak hanya ada di Bogor. Namun juga di seluruh pelosok Indonesia," ujarnya, Sabtu (14/11/2015).

ASEAN SME Partnership

Posted by senkom tangerang | | Posted in ,

Tangerang - Negara-negara ASEAN akan memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Banyak diskusi dan kebijakan dari negara ASEAN yang dirasa berat untuk diaplikasikan dalam mempersiapkan usaha kecil dan menengah (UKM) dan koperasi untuk bersaing dalam pasar, dan sangat sedikit usaha yang terfasilitasi dengan baik untuk dapat bekerja beiringan dengan framework pembangunan kerjasama. Forum ASEAN SME Partnership Indonesia 2015 diinisiasi dan ditujukan untuk mengedepankan kerja sama, bukan kompetisi. Melalui forum ini, diharapkan konsep kerja sama yang baik antar usaha kecil dan menengah dan koperasi dalam lingkup ASEAN dapat mengambil banyak perhatian.

Dalam forum ini, selain diskusi antar negara, penyelenggara juga menawarkan pameran UKM dan koperasi yang bertujuan untuk saling menggali potensi untuk berkembang menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN. Praktisi UKM dan koperasi dapat berpartisipasi dalam business gathering guna menggali dan memanfaatkan potensi mereka untuk membangun kerja sama dan membentuk rantai ekonomi antar negara ASEAN dalam persiapan menghadapi pasar global.
Forum ini didukung oleh Sekretariat ASEAN, Kementrian Luar Negeri, Majelis Ulama Indonesia, Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, perwakilan organisasi sipil agama, dan Kamar Dagang Indonesia serta diikuti oleh koperasi dan usaha kecil dan menengah dari negara-negara ASEAN.

Event ini  dilaksanakan pada tanggal 11-12 November 2015 di Allium Hotel, Tangerang, Banten, Indonesia dihadiri peserta ekshibisi dan konfrensi yang terdiri berasal dari Laos, Malaysia, Singapura, Kamboja, Filipina, Brunei Darussalam, dan Indonesia

Tujuan acara ini digelar untuk mendorong terwujudnya kemitraan UKM antar ASEAN baik secara horisontal maupun vertikal. Serta meningkatkan perdagangan internal ASEAN serta membangun networking, Dubes Indonesia untuk ASEAN Rahmat Pramono berharap, para peserta disini dapat membuat platform kerjasama dengan menjalin komunikasi yang baik dan membuka peluang.

Dalam Kegiatan tersebut anggota Senkom Mitra Polri Tangerang ikut berpartisipasi dan ikut berperan serta dalam pengamanan dari awal sampai selesai kegiatan ,situasi terkendali aman.
kunjungi tautan berikut: http://aseansmepartnership.com/

SIC APK


https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wSenkomInformationCentre

FUN PAGE

LANGGANAN BERITA

SENKOM APK

http://4.bp.blogspot.com/-XrsbeyC_lDk/VA2CkDxAD7I/AAAAAAAAAFQ/C24HxB0DYp0/s1600/Aplikasi-Android.png

FB : SENKOM

SENKOM TV

http://4.bp.blogspot.com/-nxn5Y_BGYY0/Vehf4x1IrAI/AAAAAAAABNg/CVE0cO5fRr4/s1600/senkom%2Btv.jpg