Headlines

PELATIHAN WATER RESCUE

Posted by senkom tangerang | Rabu, 30 Desember 2015 | Posted in

Tangerang -   Anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang Mengikuti Pendidikan dam latihan tentang Water Rescue di Sungai cisadane bayur Kota Tangerang Minggu 20/12 pukul 06.00 - 15.00  ,acara tersebut di selenggarakan oleh Senkom Kota Tangerang  yang g di bantu oleh pelatih dari BPBD kota Tangerang sebanyak 6 orang.     
Peserta latihan -+70 org. terdiri dari anggota Senkom Mitra Polri kota dan Kabupaten Tangerang kegiatan ini bertujuan  untnk melatih keterampilan anggota senkom dalam bidang penyelamatan air. Yg biasa jika  musim hujan wilayah  Kota tangerang ataupun kabupaten Tangerang.(gj)

Giat Senkom Cisoka

Posted by senkom tangerang | Senin, 28 Desember 2015 | Posted in


Solear - Senkom kecamatan Cisoka ,Jayanti,Solear menghadiri undangan Danramil Cisoka dalam rangka memperingati Maulid Nabi  24 Desember 2015 dan Pembinaan  deteksi dini dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.
Dalam acara tersebut Danramil mengatakan  Maulid Nabi adalah momentum refleksi umat Islam untuk mengoreksi diri apakah sudah beragama sebagaimana diajarkan nabi, dan apakah umat telah berperilaku sebagaimana yang diajarkan nabi.
 Bagi umat Islam sosok Nabi Muhammad adalah uswah (teladan) utama. Maulid Nabi tidak dirayakan sekadar simbolik, tetapi yang paling utama adalah bagaimana meneladani semua perilaku nabi dan ber-Islam sesuai dengan tuntutan yang telah diajarkan Nabi Muhammad.

Senkom Sepatan Giat Pam Operasi lilin 2015

Posted by senkom tangerang | | Posted in

Sepatan - Dalam rangka Pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2016 (24/12)Jajaran Polsek Sepatan melaksanakan Apel Operasi Lilin 2015,turut dalam Apel Anggota Senkom Mitra Polri Kecamatan Sepatan Kapolsek Dalam sambutannya mengatakan pengamanan ini kita lakukan bersama -sama dengan instansi instansi terkait,guna terciptanya keamanan yang aman dan kondusif

 Dalam Apel gelar pasukan Operasi Lilin 2015 ini mengambil tema "Melalui  Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2015, Kita Tingkatkan Sinergi Polri  Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka  Memberikan Rasa Aman  dan Nyaman Pada Perayaan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016". 
Selesai kegiatan Apel anggota Senkom Kecamatan Sepatan langsung menuju lokasi Pam di gereja yang ada di kampung Selor dan Pos Pam Panorama.

Apel Gelar Pasukan Ops Lilin 2015

Posted by senkom tangerang | | Posted in

Tiga Raksa - Dalam rangka Pengamanan Hari Natal dan Tahun Baru 2016 Jajaran Polres Kota  Tangerang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2015. Selaku Inspektur Apel dalam Gelar Pasukan Ops Lilin 2015 yang dilaksanakan di Lapangan parkir Mapolres adalah Kapolres Kota Tangerang  Kombes Pol.Irman sugema SH,SIK , rencana pengamanan yang telah dipersiapkan dengan serius dan sungguh-sungguh, dapat diimplementasikan pada tahap Operasi Lilin 2015, dengan demikian Polri akan mampu memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga dapat menjalankan ibadah dan perayaan pergantian tahun dengan aman, nyaman, tertib dan lancar, “ demikian Teks sambutan Kapolri yang dibacakan oleh Kapolres Irman sugema SH,SIK “.
Gelar Pasukan dihadiri atau diikuti oleh  para Pejabat dan anggota Polres Metro Tangerang Kota, Pimpinan dan anggota Kodim 0506 Tangerang, Dan), Pimpinan dan anggota Dishub KabupatenTangerang, Pimpinan dan anggota Satpol PP, Dinkes Tangerang, Damkar Tangerang, Pokdar Kamtibmas, Senkom Mitra Polri dan Pramuka.

MUSCAM SEPATAN

Posted by senkom tangerang | Kamis, 17 Desember 2015 | Posted in


Sepatan -  Bertempat di Perum Permata Sarakan Sepatan Kabupaten Tangerang(13/12) Senkom Mitra polri Kecamatan Sepatan Mengadakan Pertemuan bulanan dengan Anggota dan di hadiri Jajaran Kepolisian Sektor sepatan Kanit Binmas M.Manik bersama kanit provost Maryanto,SH.
Dalam kesempatan tersebut  anggota di berikan pembekalan tentang hukum dan bagaiman mengatsi atau menangani apabila melihat kecelakaan di jalan  raya., berbicara tentang permasalahan kecelakaan lalu lintas di Indonesia dan upaya penanggulangannya. Menurut Kanit Provost Bapak Maryanto.SH, saat ini kerja sama antara pihak-pihak yang terkait dengan lalu lintas belum maksimal. Hal tersebut diperparah dengan jumlah personel serta prasarana yang masih terbatas. Secara keseluruhan, hal tersebut terkait dengan manajemen lalu lintas yang belum baik. “Banyak kendaraan yang tidak layak pakai yang akhirnya menimbulkan kecelakaan.
 penyebab kecelakaan lalu lintas adalah multitasks driving. Saat ini, tak jarang ditemukan pengemudi yang mengemudi sambil melakukan hal lain seperti menelepon, mengetik sms, merias wajah, hingga makan dan minum. Tak sedikit pula para pengemudi yang melanggar hukum dalam berkendara, seperti berkendara tanpa SIM dan tanpa helm. Selain itu, banyak pengendara yang masih di bawah umur.
 masyarakat perlu diperkenalkan dengan defensive driving untuk mengubah pola pikir mereka tentang berkendaraan. Defensive driving mensyaratkan adanya tiga kemampuan penting dalam berkendara, yaitu tetap fokus, tetap siaga, dan tetap mewaspadai pengendara lain. Ini bertujuan untuk mengantisipasi situasi berbahaya seperti kesalahan atau kecerobohan pengendara lain pungkas Maryanto.(gj)

HARI BELA NEGARA

Posted by senkom tangerang | Senin, 14 Desember 2015 | Posted in


19 Desember, merupakan Hari Bela Negara (HBN) yang merupakan salah satu hari yang
bersejarah bagi bangsa Indonesia guna untuk memperingati deklarasi
Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) oleh Mr. Syafruddin
Prawiranegara di Sumatra Barat pada tahun 19 Desember 1948. Hari yang
mana para pahlawan bangsa terdahulu mempertaruhkan jiwa raganya untuk
mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di
tengah-tengah guncangan Agresi Militer Belanda II.

Pada saat itu Belanda menguasai ibukota RI yang masih berada di
Yogyakarta. Mereka berulangkali menyiarkan berita bahwa RI sudah bubar.
Karena para pemimpinya, seperti Soekarno, Hatta, dan Syahrir sudah
menyerah dan ditahan.


Mendengar berita bahwa tentara Belanda telah menduduki Yogyakarta dan
menangkap sebagian besar pemimpin Pemerintah Republik Indonesia, tanggal
 19 Desember sore hari, Mr. Syafruddin Perwiranegara bersama Kol.
Hidayat, Panglima Tentara dan Teritorium Sumatera, mengunjungi Mr. Teuku
 Mohammad Hasan, Gubernur Sumatera/ Ketua Komisaris Pemerintah Pusat
dikediamanya, untuk mengadakan perundingan. Malam itu juga mereka
meninggalkan Bukittinggi menuju Halaban, daerah perkebunan teh, 15 Km di
 selatan kota Payakumbuh.


Sejumlah tokoh pimpinan RI yang berada di Sumatera Barat dapat berkumpul
 di Halaban, dan pada tanggal 22 Desember 1948 mereka mengadakan rapat
yang dihadiri antara lain oleh Mr. Sjafruddin Prawiranegara, Mr. T. M.
Hassan, Mr. Sutan Muhammad Rosjid, Kol. Hidayat, Mr. Lukman Hakim, Ir.
Indracahya, Ir. Mananti Sitompul, Maryono Danubroto, Mr. A. Karim, Rusli
 Rahim, dan Mr. Latif. Walaupun secara resmi kawat Presiden Soekarno
belum diterima, tanggal 22 Desember 1948, sesuai dengan konsep yang
telah disiapkan, maka dalam rapat tersebut diputuskan untuk membentuk
Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).


Dalam keputusan tersebut, Mr. Sjafruddin Prawiranegara terpilih menjadi
ketua PDRI, dan pada keesokan harinya, pada tanggal 23 Desember beliau
berpidato yang intinya memberi motifasi kepada para tentara RI dan
seluruh rakyat Sumatera Barat agar selalu semangat dan terus berjuang
mempertahankan NKRI, walaupun para pemimpin bangsa telah ditangkap
Belanda. Salah satu kata motifasi beliau dalam pidatonya yaitu
“Bertempurlah, gempurlah Belanda di mana saja dan dengan apa saja mereka
 dapat dibasmi. Jangan letakkan senjata, menghentikan tembak-menembak
kalau belum ada perintah dari pemerintah yang kami pimpin. Camkanlah hal
 ini untuk menghindarkan tipuan-tipuan musuh”.


Sejak itu PDRI menjadi musuh nomor satu bagi Belanda. Tokoh-tokoh PDRI
harus bergerak terus sambil menyamar untuk menghindari kejaran dan
serangan Belanda. Hutan belukar, sepanjang sungai, tanah yang terjal
menjadi saksi besarnya perjuangan para pahlawan bangsa, bahkan kurangnya
 bahan makanan tak menghentikan perjuangan mereka mempertahankan
keutuhan NKRI.


Sekitar satu bulan setelah agresi militer Belanda, Mr. Sjrafuddin
Prawiranegara menjalin komunikasi dengan keempat Menteri yang berada di
Jawa, guna untuk menghilangkan dualisme kepemimpinan di Sumatera dan
Jawa. Akhirnya, pada tanggal 31 Maret 1945 PDRI dapat disempurnakan.


Menjelang pertengahan tahun 1949, posisi Belanda semakin terjepit. Dunia
 internasional mengecam agresi militer Belanda. Akhirnya, dengan
terpaksa Belanda harus menghadapi RI di meja perundingan. Belanda
memilih berunding dengan utusan Soekarno-Hatta yang ketika itu statusnya
 tawanan. Perundingan itu menghasilkan Perjanjian Roem-Royen yang
membuat para tokoh PDRI tidak senang. Jendral Sudirman mengirimkan kawat
 kepada Mr. Sjafruddin Prawiranegara mempertanyakan kelayakan para
tahanan maju ke meja perundingan. Namun, Sjafruddin Prawiranegara
berfikiran untuk mendukung dilaksanakannya perjanjian Roem-Royen.


Setelah perjanjian Roem-Royen, M. Nasir meyakinkan Mr. Sjafruddin
Prawiranegara untuk datang ke Jakarta, menyelesaikan dualisme
pemerintahan RI, yaitu PDRI yang dipimpinya, dan kabinet Hatta, yang
secara resmi tidak dibubarkan. Dan setelah perjanjian Roem-Royen
ditandatangani, pada 13 Juli 1949, diadakan sidang antara PDRI dengan
Presiden Soekarno, Wakil Presiden Hatta serta sejumlah menteri kedua
kabinet. Pada sidang inilah secara formal Mr. Sjafruddin Prawiranegara
menyerahkan kembali mandatnya, sehingga dengan demikian, M. Hatta,
selain sebagai wakil Presiden, kembali menjadi Perdana Menteri. Setelah
serah terima secara resmi pengambilan mandat dari PDRI, tanggal 14 Juli,
 pemerintah RI menyetujui hasil persetujuan Roem-Royen, sedangkan KNIP
baru mengesahkan persetujuan tersebut tanggal 25 Juli 1949.


Perjuangan Mr. Sjafruddin Prawiranegara ini tidak boleh kita lupakan
begitu saja, sebab perjuangan mempertahankan keutuhan suatu negara
merupakan pekerjaan yang sangat mulia. Jika waktu itu, tidak ada yang
bertindak seperti apa yang dilakukan beliau, pasti tidak akan ada negara
 Indonesia yang sekarang ini. Mengingat pentingnya peristiwa tersebut,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan Keputusan Presiden
(Kepres) Nomor 28 Tahun 2006. Negara megakui PDRI sebagai bagian
sejarah, dan memiliki arti penting bagi keutuhan NKRI. Masa itu,
pemerintah tidak berjalan dan pemimpin Indonesia Soekarno-Hatta
ditangkap Belanda, tapi PDRI yang dipimpin Mr.Sjafruddin Prawiranegara
membuktikan NKRI masih ada.


Begitulah perjuangan para pahlawan bangsa kita terdahulu. Mereka begitu
ikhlas dalam berjuang, memiliki semangat yang tinggi, dan selalu
mengutamakan persatuan demi kemakmuran bangsa Indonesia. Untuk itu, kita
 sebagai generasi penerus sudah seharusnya kita melanjutkan
perjuangannya demi mewujudkan bangsa yang aman dan sejahtera.


Kita harus memaknai Hari Bela Negara kali ini, dengan selalu berada di
barisan terdepan dalam bersikap dan berbuat demi membela dan
mempertahankan kepentingan bangsa dan negara, karena negara merupakan
hal yang sangat penting bagi kehidupan kita. Pada dasarnya setiap orang
itu membutuhkan organisasi yang disebut negara. Coba bayangkan, apa yang
 akan terjadi jika tidak ada negara? Pasti kehidupan ini tidak akan
teratur, kacau, dan rusak yang tidak bisa dibayangkan kerusakannya.


Dalam hal ini, Thomas Hobes pernah melukiskan kehidupan manusia sebelum
adanya negara yaitu “manusia merupakan serigala bagi manusia lainya”
(Homo Homini Lupus) dan “perang manusia lawan manusia” (Bellum Omnium
Contra Omnes). Dengan demikian, jika tidak ada negara pasti tidak akan
ada ketertiban, keamanan, dan keadilan. Supaya hidup tertib, aman, dan
damai maka diperlukan negara. Sedangkan, negara akan tegak berdiri jika
dipertahankan oleh setiap warganya. Oleh karena itu, membela negara
sangat penting dilakukan oleh setiap warga negaranya.
 






sumber : kompasiana

Pemkab Siaga Hadapi Banjir

Posted by senkom tangerang | | Posted in

http://kab-tangerang.senkom.or.id/2015/12/apel-siaga-bencana.html?m=1

Tigaraksa - Anggota Senkom Mitra Polri Kabupaten Tangerang yang tergabung di FRPB (Forum Relawan Penanggulangan Bencana) mengikuti giat Apel siaga bencana banjir ,Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kemarin memimpin apel siaga menghadapi bencana di Lapangan Maulana Yudhanegara Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang. Senin (14/12).yang di ikuti dari Apel Siaga bencana Banjir dan gelar pasukan TNI, Polri,Tagana,Frpb,Skpd yang terkait,Pramuka,PMI. 

Dengan  peran aktif berbagai pihak dalam penanganan banjir akan sangat membantu korban-korban banjir yang mungkin saja akan menimpa pada beberapa daerah yang diperkirakan akan terkena banjir karena  Kabupaten Tangerang belum aman dari banjir. Sejumlah wilayah masih menjadi langganan bencana banjir saat musim penghujan diperkirakan, beberapa wilayah yang berpotensi banjir diantaranya Kecamatan Jayanti, Kresek, Kronjo, Tigaraksa, Pasarkemis, Pakuhaji, Mauk, Teluknaga, dan Kecamatan Kosambi.

 Dalam Sambutannya Beliau Mengatakan langkah-langkah antisipasi dengan mempersiapkan sarana dan prasarana seperti posko penanggulanganan bencana pada daerah-daerah yang berpotensi, sudah sangat baik. Semoga bencana tersebut dapat meminimalisir bahkan diusahakan tahun tahun berikutnya Kabupaten Tangerang Bebas banjir.

 "Setiap tahun kita melakukan langkah-langkah pencegahan tapi setiap tahun pula kita menghadapi banjir, ini tentunya menjadi kerja keras kita semua agar dimasa yang akan datang kita bisa meminimalisir bahkan meniadakan banjir lagi di Kabupaten Tangerang," tutup Zaki

Sementara untuk mengatisipasi bencana banjir, Pemkab melalui dinas terkait telah melakukan berbagai persiapan penunjang seperti perahu evakuasi, logistik, penanganan kesehatan hingga bantaun keamanan dan evakuasi dari aparat kepolisian dan TNI. foto lain klik disini (gj)

Apel siaga bencana

Posted by senkom tangerang | | Posted in

APEL OPERASI LILIN

Posted by senkom tangerang | Jumat, 11 Desember 2015 | Posted in













Polri Gelar Apel Pam Natal dan Tahun Baru

Posted by senkom tangerang | | Posted in



Tigaraksa - Pada hari Sabtu  tanggal 12 Desember  2015  sekitar pukul  09.00 wib bertempat di Halaman Mapolres Kota tangerang   telah dilaksanakan Apel Mitra Polri dalam rangka persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah hukum Polres kota Tangerang  dalam acara tersebut dihadiri oleh Kasat Binmas Sebagai Inspektur Upacara.

Dalam arahan singkatnya mengharapkan  kepada seluruh personil Mitra Polri yang terlibat dalam pengamanan  agar betul betul  melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan melakukan pengamanan sesuai prosedur yang berlaku, , selama kegiatan  berlangsung situasi dalam keadaan aman dan tertib.


Tingkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kejadian atau aksi dari kelompok masyarakat tertentu yang dapat memicu terjadinya konflik seperti tawuran warga, penyebaran opini negatif, sweeping atau razia tempat hiburan dan tindakan provokatif lainnya yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas‎. foto lainnya KLIK DISINI (gj)

AMAN BERKENDARA SAAT HUJAN

Posted by senkom tangerang | Rabu, 09 Desember 2015 | Posted in



Cuaca sering kali menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan, tak terkecuali hujan yang menyebabkan jalan licin dan tergenang, sehingga membahayakan saat berkendara.
Berikut kami bagikan beberapa tips berkendara saat musim hujan agar berkendara lebih aman dan nyaman. Semoga bermanfaat
1. Periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Agar lampu tersebut bermanfaat membantu anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. Nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan anda.
2. Periksa kondisi tekanan udara dalam ban dan kedalaman alur ban secara rutin minimal seminggu sekali, kondisi tekanan ban yang cukup dan alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan anda melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis.
3. Periksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan Anda yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan karena untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabakan kecelakaan.
4. Pergunakan alas kaki yang tidak licin, tahan air dan aman untuk berkendaraan dan persiapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana, bagi pengendara motor, karena jas hujan seperti itu lebih aman dibandingkan yang berbentuk ponco.
5. Kurangi kecepatan Anda dalam mengendarai kendaraan karena pada saat hujan karena permukaan jalan licin akibat dari bercampurnya oli dengan air agar ban anda tidak tergelincir (slip). Mengemudikan kendaraan dalam kodisi kecepatan rendah akan membuat alur ban kendaraan anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkaram ban lebih baik.
6. Jaga jarak aman kendaraan Anda dengan pengendara lain karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi kering.
7. Jangan sembarang menerobos genangan air karena kita tidak tahu kedalamannya. Hal ini bisa mengakibatakan kendaraan Anda mogok atau terperosok ke dalam lubang yang mungkin ada di dalam genangan air tersebut.
8. Apabila terjebak banjir dan kendaraan Anda mogok karena air masuk ke saluran pembuangan gas kendaraan Anda, jangan menghidupkan mesin kembali. Lebih baik didorong ke tempat yang aman, karena dikhawatirkan sistem pengapian Anda mengalami korsleting dan dapat membuat kendaran Anda terbakar.

Divisi Humas Polri

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

Posted by senkom tangerang | Senin, 07 Desember 2015 | Posted in ,



Tigaraksa- Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irman sugema SH,SIK memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral kesiapan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin jaya 2015 di Aula Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang , Selasa  (08/12) pukul 09.00 Wib sampai Selesai .
Dalam sambutannya Kapolres  menjelaskan, Satgas Polres bersama Satgas Polsek yang didukung instansi yang terkait serta mitra Kamtibmas lainnya dalam penyelenggaraan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Lilin Jaya ” dilaksanakan selama sepuluh hari, mulai tanggal 24 Desember 2015 pukul 00.00 Wib s.d 2 Januari 2016 pukul 24.00 Wib, di seluruh wilayah hukum Polres Kota Tangerang, dalam bentuk bentuk operasi pemeliharaan keamanan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum serta deteksi dini dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2016, guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif
“Operasi kepolisian terpusat dalam rangka pengamanan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, bersifat terbuka dalam bentuk operasi pemeliharaan keamanan yang dilaksanakan dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, agar masyarakat dapat merayakan Natal dan tahun baru dengan aman dan nyaman”

Kapolres berharap Kepada Senkom Mitra Polri bisa membantu dalam kegiatan lilin jaya 2015 yang akan di laksanakan,dalam Kesempatan itu Hadir Ketua Senkom MP Kabupaten  Hari Santoso,Kabid OKK Wanto ,Kabid Telmat Giyanto Jaya.

Sementara itu Kabag ops Kompol Jarkasih Polres Kota  Tangerang memaparkan, rencana yang menjadi Target Operasi selama Operasi Lilin Candi 2015 antara lain :
a. Tempat, meliputi : Gereja, Sentra Perekonomian, Perbankan dan tempat-tempat lain terkait transaksi keuangan, Pemukiman yang ditinggalkan penghuninya, Jalur utama mudik, Obyek wisata
b.  Orang, meliputi : Umat nasrani yang merayakan Natal, Masyarakat yang merayakan pergantian tahun baru, masyarakat yang berekreasi dan masyarakat lain yang terkait langsung atau tidak langsung dengan kegiatan Natal dan Tahun Baru;
c.  Barang/Benda, meliputi : Miras berkadar alkohol tinggi dan miras oplosan, Senjata tajam, Senpi illegal dan rakitan, Bahan peledak (Bom dan Petasan) dan Narkoba
d.  Kegiatan, meliputi : Kegiatan Misa malam Natal, misa Tahun Baru, Perayaan malam Tahun Baru, kegiatan pengamanan tempat wisata dan kegiatan mudik libur Natal dan Tahun Baru.
Sebagaimana diketahui, menjelang perayaan Natal dan pergantian Tahun Baru, aktifitas masyarakat menjadi meningkat mulai dari kegiatan agama di gereja-gereja, perayaan pergantian tahun baru maupun tempat-tempat rekreasi dan hotel, Situasi ini dapat menimbulkan kerawanan yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas di masyarakat, seperti : kemacetan, kebut-kebutan, kecelakaan lalu lintas, penganiayaan, pemerasan, mabuk-mabukan, main petasan, tawuran antar kelompok, sabotase, teror Bom
Untuk itu Gereja-gereja, Mall-mall/Pasar, pusat perbelanjaan, tempat wisata dan perumahan yang rawan kejahatan akan menjadi fokus pengamanan pada operasi “Ini semua untuk memberikan rasa aman Kepada masyarakat ”pungkas Kabag ops mengakhiri paparannya.(gj)

Tiga Jenis SIM C

Posted by senkom tangerang | Minggu, 06 Desember 2015 | Posted in


Polri Akan Terbitkan Tiga Jenis SIM C
Markas Besar Kepolisian Indonesia akan menerbitkan kebijakan tiga jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) C bagi pengguna sepeda motor. Apa saja itu?
Kepala Korps Lalu Lintas, Inpektur Jenderal Polisi Condro Kirono menjelaskan, bagi pengguna sepeda motor dengan cc (centimeter cubik) 750 ke atas akan menggunakan SIM C2. Untuk pengguna motor dengan kapasitas 750 cc ke bawah sampai 300 cc menggunakan SIM C1. Sementara pengguna sepeda motor dengan kapasitas 300 cc ke bawah menggunakan SIM C.
"Ini kan karakaterisktik
motornya berbeda, dan juga penggunanya berbeda," ujar Irjen Pol Condro Kirono di Jakarta.
Irjen Pol Condro menjelaskan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna sepeda motor terutama motor gede (Moge) dengan kapasitas cc besar. "Ini bertujuan agar lebih safety saja," kata Irjen Pol Condro menambahkan.
Mantan Kapolda Riau ini mengatakan, bahwa Peraturan Kapolri (Perkap) mengenai kebijakan tiga jenis SIM masih dilakukan pembahasan dan penyusunan di internal Polri. "Rencananya akhir bulan ini akan diterbitkan. Tapi belum pasti, karena Perkap masih disusun," ujar Irjen Pol Condro.
Tentunya, setelah Perkap tersebut dikeluarkan akan dilakukan sosialisasi kepada seluruh jajaran Polres dan kepada semua masyarakat. Tujuanya, agar seluruh pemilik kendaraan bermotor khusus motor mengetahui perihal aturan ini.
"Kita harus siapkan administrasi, sarana dan prasarana secara bertahap.

SIM ONLINE

Posted by senkom tangerang | | Posted in

SIM ONLINE

Saat ini banyak pertanyaan terkait SIM Online. Apa sih SIM online itu? Ternyata itu adalah layanan Polantas kepada masyarakat yang mengurus SIM dilakukan secara online, layanan yang diberikan adalah layanan untuk SIM perpanjangan & alih golongan.
Terus cara kerjanya gimana?
Pelayanan SIM online diberikan kepada masyarakat yang berada di luar kota asal tempat tinggal sesuai KTP.
Misalnya seseorang sedang bekerja di kota Surabaya padahal KTP nya Semarang dan SIM yang dimilikinya dibuat di Semarang (sudah habis masa berlakunya), untuk perpanjangan/
peningkatan yang bersangkutan tidak perlu kembali ke kota Semarang cukup datang ke satpas Colombo Surabaya. (Nggak harus pulang kampung)

Sementara 45 Satpas yg terkoneksi adalah :
1. Polrestabes Medan
2. Polresta Palembang
3. Daan Mogot
4. Polrestro Jakarta Utara
5. Polrestro Jakarta Barat
6. Polrestro Jakarta Selatan
7. Polrestro Jakarta Pusat
8. Polrestro Jakarta Timur
9. Polresta Tanggerang
10. Polres Tanggerang Kab 1
11. Polres Tanggerang Kab 2
12. Polrestro Bekasi Kota
13. Polres Bekasi
14. Polresta Depok
15. Polresta Depok (Pasar Segar)
16. Polrestabes Bandung
17. Polrestabes Semarang
18. Polres Sleman
19. Polrestabes Surabaya
20. Polresta Denpasar
21. Polresta Pontianak
22. Polrestabes Makassar
23. Polresta Banda Aceh
24. Polresta Padang
25. Polresta Pekanbaru
26. Polresta Bandar Lampung
27. Polresta Bengkulu
28. Polresta Jambi
29. Polres Mataram
30. Polres Kupang
31. Polres Bulungan
32. Polresta Banjarmasin
33. Polres Palangkaraya
34. Polres Mamuju
35. Polresta Kendari
36. Polresta Manado
37. Polresta Palu
38. Polresta Ambon
39. Polresta Jayapura
40. Polres Manokwari
41. Polres Serang
42. Polresta Pangkal Pinang
43. Polresta Gorontalo
44. Polres Ternate
45. Polresta Barelang

Sambil proses berjalan akan dikoneksikan seluruh satpas, biar semua masyarakat bisa merasakan layanan ini.

SENKOM KERJA BAKTI

Posted by senkom tangerang | Sabtu, 05 Desember 2015 | Posted in


 
Sepatan - Senkom kecamatan sepatan tgl 6/12/2015 dalam rangka menjalin kerukunan dan kepedulian senkom kecamatan Sepatan bersama warga villa sarakan.melakukan kerja bakti bersama. Kegiatan itu dilakukan untuk mencegah banjir. Kegiatan kerja bakti yang dilakukan antara lain membersihkan selokan di depan tiap-tiap rumah warga serta membersihkan sampah yang ada di lingkungan.
 Dalam kegiatan itu, warga juga melakukan penghijauan agar jalan lingkungan menjadi asri, hijau, dan indah. Manfaat lain dari kerja bakti adalah terjalinnya kerja sama dan kebersamaan di antara warga.

 Kerja bakti merupakan kegiatan yang tidak mengharapkan imbalan uang, dilakukan secara sukarela , hasilnya dapat dinikmati bersama-sama, dalam situasi sekarang ini memang sulit dilakukan karena kesibukan dan rasa egoisme dari pribadi. Kerja bakti merupakan sarana kebersamaan antar warga guna membantu tercapainya kenyamanan desa dengan melakukan pembangunan-pembangunan yang bermanfaat, menjadikan rasa saling gotong royong dalam kerja bakti tersebut akan menciptakan kerukunan yang mungkin sulit dicapai pada kesempatan lain. Inilah momentum untuk membangun kerukunan antar warga

SENKOM KAB TANGERANG

SIC APK


https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wSenkomInformationCentre

FUN PAGE

SENKOM APK

http://4.bp.blogspot.com/-XrsbeyC_lDk/VA2CkDxAD7I/AAAAAAAAAFQ/C24HxB0DYp0/s1600/Aplikasi-Android.png

FB : SENKOM

SENKOM TV

http://4.bp.blogspot.com/-nxn5Y_BGYY0/Vehf4x1IrAI/AAAAAAAABNg/CVE0cO5fRr4/s1600/senkom%2Btv.jpg