Headlines
Minggu, 14 Mei 2017
senkom tangerang

SINKRONISASI PROGRAM KERJA NASIONAL



Jakarta - SENKOM (Sentra Komunikasi) MITRA POLRI sebagai organisasi yang memiliki tiga klaster. Senkom dibidang Kamtibmas laporan keamanan dan ketertiban masyarakat seluruh Indonesia. Kemudian klaster Kebencanaan dengan ber-MoU bersama Basarnas. Serta memiliki Senkom Rescue dan Senkom Bela Negara melalui MoU dengan Kementerian Pertahanan RI.
Demikian yang disampaikan Departemen Publikasi, Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga, Mahar Prasetiyo SE kepada para awak media ketika memberikan keterangan saat usai Musyawarah Nasional (Munas) ke-3, yang digelar Rabu hingga Jum’at, 10-12 Mei 2017 yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Pada kesempatan ini, Mahar juga mengatakan bahwa berdasarkan Pusat data Senkom Mitra Polri menunjukkan bahwa keanggotaan SENKOM telah merata di seluruh Indonesia, dengan jumlah hampir mencapai 2 juta anggota, yang terbagi menjadi dua, yakni Anggota yang sudah terlatih, dan siap diterjunkan apabila akan giat-giat Kamtibmas, Hankamnas dan Sosial Kebencanaan dengan jumlah sekitar 750 ribu anggota, tersebar di seluruh Kabupaten/Kota wilayah Indonesia.
“Dan Anggota Binaan, merupakan anggota yang menunggu dalam proses pelatihan dalam mengatasi gangguan Kamtibmas, Kebencanaan/SAR, dan Bela Negara,” paparnya.
Peserta Munas hingga mencapai angka 3.000 orang, berasal dari perwakilan pengurus di 34 propinsi, dan 495 kabupaten/kota yang kepengurusannya telah dilantik. “Jumlah peserta ternyata melebihi kuota dan kapasitas, hal ini karena begitu semangatnya para pengurus di provinsi dan kabupaten maupun kota untuk ikut menyukseskan Munas ini,” ujar Muh. Nur Trijoko, salah satu panitia pengarah (steering committee), kepada Demokrasi News, Rabu (10/5/17) pagi.
    
Dalam penyelenggaraan Munas yang berlangsung selama tiga hari ini, peserta tak hanya melakukan sidang-sidang komisi dan pemilihan ketua umum, namun juga mendapatkan arahan-arahan dari para narasumber tentang berbagai hal terkait peran organisasi SENKOM.
Para pemateri utama ialah berasal dari lembaga negara yang telah melakukan penandatanganan bersama MoU (Nota Kesepahaman) dengan SENKOM, diantaraya adalah Mabes Polri, Kementerian Pertahanan, BNPB, BASARNAS dan BNN, serta Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia & Kebudayaan, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informasi.
“Lembaga-lembaga negara tersebut kami libatkan dalam memberikan pengarahan kepada peserta, sesuai dengan peran organisasi SENKOM di tengah masyarakat, baik dalam kamtibmas, social kebencanaan maupun hankamnas,” ujar Ketua Umum Senkom Mitra Polri, H. Muhamad Sirot SH. S.IP.
    
Dalam Munas ke-3 yang dilaksanakan pada saat organisasi kemasyarakatan SENKOM MITRA POLRI berusia 13 tahun ini, selain dilaksanakan pemilihan ketua umum yang baru, juga dilakukan rembug yang akan menghasilkan gagasan dan rekomendasi-rekomendasi untuk pemerintah, yang meliputi masalah kamtibmas, kebencanaan, hankamnas dan lain-lain.
SENKOM (Sentra Komunikasi) Mitra Polri adalah suatu organisasi sosial Kemasyarakatan yang didirikan pada 1 Januari 2004 di Jakarta, di Prakarsai oleh beberapa tokoh pemuda yang didukung oleh para Purnawirawan TNI maupun dari Polri serta tidak berafiliasi / bukan underbow dari Partai Politik maupun ormas lain. Dengan mempunyai misi membangun kesadaran serta memperluas peran masyarakat dalam ikut membantu pemerintah dan Polri guna menciptakan negara yang aman, tenteram dan damai serta terciptanya keamanan di lingkungan masyarakat.
Dalam pengembangan organisasi Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri. Prinsip yang dianut yaitu Pelan Tapi Pasti, hal ini di buktikan dengan cara Rekrutmen anggota. Didalam rekrutmen anggota sesuai dengan AD/ART, sangat selektif dan hati-hati, hal ini terlihat dalam persyaratan untuk menjadi anggota Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri antara lain Harus Mempunyai Penghasilan dan dibuktikan dengan surat penyataan, boleh sebagai Pedagang, Petani, Pegawai swasta mapun Pemerintah atau Purnawirawan / Pensiunan, harus mengikuti Pelatihan, dan juga harus bebas dari Narkoba beserta dengan lima larangan lainnya dalam filosofi Moh limo, atau tidak melakukan lima perkara yaitu: Moh Main (artinya tidak mau main judi), Moh Minum (tidak mabuk-mabukan), Moh Madat (tidak madat/narkoba), Moh Maling (tidak mencuri dan tindakan kriminal seperti korupsi dan sebagainya), Moh Madon (tidak main perempuan / zina).
Dalam melaksanakan tugas setiap anggota Senkom juga DILARANG MEROKOK. Sehingga dengan syarat-syarat tersebut diatas, bisa dikatakan dalam proses rekrutmen terkesan ketat. Namun dengan ketatnya persyaratan tersebut ternyata masih banyak masyarakat yang mendaftar dan bisa memenuhi persyaratan tersebut. Dengan syarat yang cukup ketat tersebut, harapan dari para pendiri Organisasi Senkom bisa menjadi organisasi yang mandiri, Profesional dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Dalam usia Senkom yang ke-13 ini, anggota telah tersebar di seluruh Indonesia hingga di kecamatan dan desa-desa, menjadi bagian dari rakyat terlatih (Ratih), dan siap berperan dalam Kamtibmas, sosial kebencanaan dan hankamnas, sesuai dengan 3 klaster Senkom yaitu:
1. Senkom Mitra Polri di bidang KAMTIBMAS, semboyan: MENEMBUS JARAK TANPA BATAS
2. Senkom Rescue di bidang SOSIAL KEBENCANAAN DAN SAR, semboyan: SIAGA SAAT AMAN, ADA SAAT DIBUTUHKAN
3. Senkom Bela Negara di bidang HANKAMNAS, dengan semboyan: NKRI HARGA MATI!
Sebagai Organisasi Sosial Kemasyarakatan Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri, SENKOM mempunyai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) antara lain memberikan informasi kepada aparat terkait terdekat apabila menjumpai adanya Gangguan Kamtibmas, Hamkamnas dan Sosial Kebencanaan.
Dari berbagai peran aktif Senkom itu, berbagai penghargaan dan apresiasi juga telah diraih Senkom berkat kerjakeras dan ikhtiar yang ikhlas dari seluruh anggota, pengurus, pembina dan bimbingan serta kerjasama yang baik dengan para pemangku kepentingan, sehingga tak heran jika apresiasi tak hanya datang dari dalam negeri namun juga dua kali mendapat apresiasi berupa penghargaan dalam penanggulangan masalah sosial kebencanaan berbasis komunitas di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), yaitu dalam pertemuan PBB di Thailand dan Korea Selatan tahun 2015 dan 2016, yang diwakili oleh Dr. Hendra Syahputra sebagai delegasi dari Senkom..
Semua Kegiatan Senkom, dilaksanakan secara swadaya dari anggota termasuk kegiatan Munas, yang mana hal ini seharusnya menjadi perhatian para stakeholder yang sudah melihat sendiri keberadaan Senkom, agar berkenan membina supaya lebih profesional lagi, hingga membantu pendanaan sebagaimana dilakukan beberapa pemda yang telah menghibahkan perlengkapan dari kendaraan hingga perangkat komunikasi, pelatihan dan peralatan SAR, dan juga mulai mendanai berbagai kegiatan yang mendukung program-program pemerintahan dan SKPD.
Dalam hal pembinaan, anggota Senkom juga dibekali dengan mental yang baik, dimana setiap anggota dibina agar mempunyai Enam Karakter Luhur: Rukun, Kompak, Kerja sama yang baik, Jujur, Amanah, Efektif dan Efisien. Dengan 6 karakter itu diterapkan oleh anggota Senkom dalam menjalankan roda oganisasi, menjadikan berbagai persoalan menjadi ringan dan mudah diselesaikan.
Bahwa dengan semangat kemandirian anggota Senkom yang dibuktikan dari mulai pengadaan pakaian seragam hingga peralatan yang digunakan dan kegiatan-kegiatan pelatihan maupun tugas-tugas rutin operasional harian maupun insidental yang dibiayai secara swadaya, membuat oganisasi Senkom (Sentra Komunikasi) Mitra Polri bisa berjalan dan berbuat baik untuk masyarakat bangsa dan Negara, walaupun mungkin tidak banyak tapi nyata dilaksanakan.
Acara Musyawarah Nasional ini terselenggara berkat jiwa kesetiakawanan (korsa) yang tinggi dan semangat gotong royong sebagaimana ciri khas Senkom, untuk bersama-sama menyukseskan MUNAS III. Tema yang diusung dalam MUNAS III Senkom Mitra Polri adalah “SMART dan TANGGUH”. SMART merupakan singkatan dari Spesific (Jelas), Measurable (Terukur), Attainable (Dapat dicapai), Relevant (Realistis/sesuai kenyataan), Timely (Terencana). Dan makna TANGGUH, ialah Pencapaian 13 tahun Senkom Mitra Polri yang meliputi: Integritas, Profesional, Inovatif dan Peduli. (AZ)
sumber:demokrasinews.com

senkom tangerang on 20.13. . . by: S 13 FBI

senkom tangerang on 20.13. . .

0 komentar for "SINKRONISASI PROGRAM KERJA NASIONAL"

Komentarlah dengan bijak !!!Mohon Komentar anda tidak boleh mengandung unsur: 1. Penghinaan, Pelecehan, Pornografi atau SARA lainnya. 2. Spamming (spamming content). 3. Link Aktif, Teks Anchor ataupun sejenisnya. Terima Kasih telah memberikan komentar pada Website ini.

SIC APK


https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wSenkomInformationCentre

FUN PAGE

SENKOM APK

http://4.bp.blogspot.com/-XrsbeyC_lDk/VA2CkDxAD7I/AAAAAAAAAFQ/C24HxB0DYp0/s1600/Aplikasi-Android.png

FB : SENKOM

SENKOM TV

http://4.bp.blogspot.com/-nxn5Y_BGYY0/Vehf4x1IrAI/AAAAAAAABNg/CVE0cO5fRr4/s1600/senkom%2Btv.jpg